Kementerian PKP Tambah Alokasi Penerima Program Bedah Rumah di Bali
- 17 Mar 2026 10:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Denpasar – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meningkatkan alokasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Bali. Semula, program “bedah rumah” ini hanya menjangkau 31 unit rumah di Kabupaten Tabanan.
Namun, pada 2026, jumlah rumah penerima bantuan program BSPS di Bali akan lebih banyak. Yaitu sebanyak 1.800 unit rumah yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di provinsi tersebut.
Menteri PKP, Maruarar Sirait, mengatakan peningkatan alokasi tersebut bertujuan untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni. “Kami pastikan seluruh kabupaten/kota di Bali mendapatkan alokasi bantuan,” ujarnya di Denpasar, Bali, Senin 16 Maret 2026.
Menurut Ara, panggilan akrabnya, program BSPS merupakan salah satu instrumen untuk membantu masyarakat memperbaiki rumah secara swadaya. Sehingga, rumah-rumah warga masyarakat diharapkan menjadi lebih layak, sehat, dan aman untuk dihuni.
“Melalui program BSPS, negara hadir membantu masyarakat yang rumahnya belum layak huni agar bisa diperbaiki,” ujarnya. Menurut Menteri, program ini juga menggerakkan ekonomi rakyat karena melibatkan tenaga kerja lokal dan penggunaan material dari lingkungan sekitar.
Salah satu penerima bantuan, Ni Ketut Kinkin, yang bekerja sebagai pedagang canang mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Menurut dia, dulu rumahnya rusak dan sering bocor saat hujan.
“Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan ini, rumah saya sebelumnya rusak dan sering bocor saat hujan," ujarnya. "Semoga setelah diperbaiki kami bisa tinggal lebih nyaman,."
Penerima bantuan lainnya, Ni Nyoman Arda, yang bekerja sebagai penjaga toilet juga menyampaikan rasa syukur yang sama. Dia mengaku tidak pernah menyangka dapat merenovasi rumahnya melalui program tersebut.
“Saya tidak pernah menyangka bisa merenovasi rumah, karena penghasilan sehari-hari saja hanya cukup untuk makan," ujarnya. "Semoga setelah direnovasi saya bisa tinggal di rumah yang lebih layak>"