LinkAja Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Bersama BAZNAS
- 12 Mar 2026 01:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Melalui program “Ramadan Berbagi, Aceh Bangkit Bersama”, LinkAja dan LinkAja Syariah menyalurkan bantuan bagi ratusan keluarga terdampak bencana di Aceh dan sekitarnya, sekaligus memperkuat peran fintech syariah dalam memperluas donasi digital dan solidaritas sosial.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) bersama layanan LinkAja Syariah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak musibah di Aceh dan wilayah sekitarnya melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Inisiatif ini merupakan bagian dari program “Ramadan Berbagi, Aceh Bangkit Bersama”, yang memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus mendukung pemulihan masyarakat pascabencana.
Program ini difokuskan pada penyaluran paket bantuan Ramadan bagi ratusan keluarga terdampak, yang didistribusikan melalui jaringan nasional BAZNAS di wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Aceh dipilih sebagai fokus program karena wilayah tersebut masih menghadapi tantangan pemulihan pascabencana, dengan banyak keluarga terdampak yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan memulai kembali aktivitas ekonomi mereka.
Melalui program ini, LinkAja berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebangkitan komunitas lokal. CEO LinkAja, Yogi Rizkian Bahar menyampaikan sebagai perusahaan teknologi finansial nasional yang berakar pada semangat #SatukanPotensiIndonesia, LinkAja berkomitmen untuk menghadirkan dampak sosial yang nyata melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kami percaya bahwa teknologi finansial tidak hanya berperan dalam mempermudah transaksi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperluas dampak sosial. Melalui kolaborasi bersama BAZNAS dan momentum Ramadan, LinkAja ingin menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak gempa di Aceh dan sekitarnya serta membantu mempercepat proses pemulihan mereka,” ujar Yogi.
Inisiatif ini juga mendapat dukungan dari Dewan Pengawas Syariah LinkAja, Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si., yang telah resmi menjabat sebagai Wakil Ketua BAZNAS RI Periode 2026-2031. Menurut beliau, kolaborasi antara teknologi digital dan lembaga pengelola zakat menjadi salah satu cara untuk memperluas manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ekosistem filantropi Islam di Indonesia.
Ia menambahkan bahwa kehadiran platform seperti LinkAja Syariah dapat mempermudah masyarakat dalam menyalurkan berbagai bentuk donasi secara lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran. “Di bulan Ramadan, semangat kepedulian dan berbagi semakin kuat. Kehadiran platform digital seperti LinkAja Syariah memudahkan masyarakat untuk menyalurkan kebaikan,” katanya.
Sehingga, ujarnya, manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik yang membutuhkan, sekaligus memberikan kemudahan bagi para muzakki. Yakni kemudahan dalam menunaikan kewajiban dan amal kebaikan mereka secara lebih praktis dan aman.
Ia berharap inisiatif ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh dan sekitarnya, sekaligus memperkuat peran teknologi finansial syariah dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan di Indonesia.
Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, M. Arifin Purwakananta, turut mengapresiasi kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi antara platform fintech dan lembaga pengelola zakat dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana. “Kami menyambut baik kolaborasi bersama LinkAja dan LinkAja Syariah dalam membantu masyarakat Aceh dan sekitarnya yang terdampak bencana,” kata Arifin.
Di tengah meningkatnya adopsi pembayaran digital di Indonesia, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) menjadi salah satu pendorong utama aktivitas transaksi di ekosistem LinkAja.
Hingga akhir 2025, jumlah pengguna QRIS LinkAja meningkat sekitar 40 persen secara tahunan (YoY) dengan volume transaksi yang turut tumbuh sekitar 20 persen. Pertumbuhan ini sejalan dengan tren nasional yang menunjukkan percepatan adopsi pembayaran digital, di mana transaksi digital secara keseluruhan tumbuh 39,21 persen, sementara transaksi QRIS meningkat hingga 139,99 persen pada periode yang sama.
QRIS kini menjadi salah satu kanal pembayaran utama di ekosistem LinkAja yang digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari transaksi di merchant UMKM, pembelian BBM, transportasi, hingga belanja di toko offline maupun online. Untuk mendukung kemudahan transaksi tersebut, LinkAja juga menghadirkan berbagai fitur tambahan seperti pembayaran tagihan rutin, aktivitas e-commerce, merchant QRIS offline, serta layanan tarik tunai tanpa kartu di ATM.
Sebagai bagian dari pengembangan ekosistem keuangan syariah digital, LinkAja Syariah menghadirkan platform donasi digital terintegrasi yang memungkinkan masyarakat menyalurkan berbagai bentuk kontribusi sosial secara lebih mudah.
Melalui platform ini, pengguna dapat menyalurkan zakat, infak, sedekah, wakaf, hingga donasi kemanusiaan secara digital dalam satu ekosistem yang aman dan transparan. LinkAja Syariah juga bekerja sama dengan lebih dari 100 lembaga donasi terpercaya, termasuk BAZNAS, untuk memastikan proses penyaluran bantuan berlangsung secara akuntabel dan tepat sasaran.