Keanekaragaman Hayati Natuna Jadi Daya Dukung

  • 09 Mar 2026 09:23 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Potensi keanekaragaman hayati di Natuna turut menjadi perhatian dalam proses pengusulan kawasan geopark. Kekayaan flora dan fauna yang dimiliki daerah tersebut dinilai dapat memperkuat nilai kawasan di mata penilai internasional.

Wilayah Natuna diketahui memiliki sejumlah spesies yang menjadi ciri khas kawasan kepulauan tersebut. Beberapa di antaranya bahkan memiliki nilai konservasi yang cukup penting bagi ekosistem pesisir dan laut.

Salah satu fauna yang menjadi perhatian adalah keberadaan hewan kekah di wilayah Bunguran. Satwa ini dikenal sebagai salah satu spesies yang menjadi bagian dari kekayaan hayati di kawasan tersebut.

Selain itu Natuna juga menjadi habitat bagi beberapa jenis penyu yang berkembang di wilayah perairannya. Kondisi tersebut menjadikan kawasan Natuna sebagai salah satu lokasi penting bagi kelangsungan hidup satwa laut tersebut.

Tidak hanya fauna, kawasan ini juga memiliki berbagai jenis tumbuhan khas. Di antaranya pohon belian dan pohon rengas yang dikenal sebagai tanaman bernilai ekologis tinggi di wilayah kepulauan.

Kepada RRI, Senin 9 Maret 2026 Sekretaris II BPGN Natuna Ryannaldo mengatakan kekayaan hayati yang dimiliki Natuna menjadi salah satu potensi besar dalam mendukung pengusulan kawasan geopark. Ia menilai potensi tersebut perlu terus dijaga dan dikembangkan.

“Natuna memiliki potensi biodiversitas yang cukup kuat, seperti keberadaan kekah di Bunguran dan habitat penyu di perairan Natuna. Selain itu ada juga flora khas seperti pohon belian dan rengas yang sedang kita dorong masuk dalam kriteria pendukung geopark,”ujarnya.

Ryannaldo juga menambahkan bahwa pada tahun 2025 Natuna memperoleh pengakuan terhadap enam budaya daerah sebagai Warisan Budaya Tak Benda tingkat nasional. Pencapaian tersebut diharapkan dapat melengkapi unsur alam dan budaya yang menjadi bagian penting dalam pengajuan geopark Natuna ke tingkat internasional.

Rekomendasi Berita