Program CSR INNDESA PLN Indonesia Power Adipala Jangkau 28 Ribu Penerima Manfaat

  • 13 Mar 2026 18:58 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap : Komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan energi listrik, tetapi juga lewat program pemberdayaan masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh PLN Indonesia Power melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jawa Tengah 2 Adipala yang menghadirkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) unggulan bernama INNDESA.

INNDESA atau Inovasi Nusantara Desa Integratif Pangan merupakan program pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, perikanan hingga pengolahan hasil pangan dalam satu ekosistem produktif.

Assistant Manager Umum UBP Adipala Taufik Hidayanto mengatakan jika program ini dirancang untuk memperkuat kemandirian pangan masyarakat desa, khususnya di wilayah Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.

"Program inj merupakan integrasi antara pertanian, peternakan, perikanan dan pengolahan hasil pangan di sektor produksi pangan, ini jadi satu kesatuan ekosistem yang produktif untuk menuju kemandirian pangan di desa khususnya di kecamatan Adipala," katanya.

Melalui konsep integrasi tersebut, kegiatan produksi pangan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terhubung mulai dari proses budidaya hingga pengolahan hasilnya. Dengan sistem yang terintegrasi ini, masyarakat didorong untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Program INNDESA kini telah berkembang hingga tahap INNDESA 2.0 dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

"Hingga saat ini nilai manfaat dari integrasi program ini kurang lebih 28 ribu penerima manfaat baik sebagai pelaku usaha, anggota kelompok pemberdayaan, maupun masyarakat penerima dampak ekonomi," katanya.

Menariknya, program ini juga melibatkan berbagai kelompok masyarakat, termasuk kelompok rentan. Dari total penerima manfaat, sekitar 50,4 persen merupakan anak-anak, 18,3 persen perempuan, 9,7 persen lansia, 5,4 persen eks pekerja migran, serta 1,4 persen kelompok pengangguran yang turut dilibatkan dalam berbagai aktivitas pemberdayaan.

Kehadiran INNDESA menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata PLN Indonesia Power dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat berbasis desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

Sebagai bagian dari subholding PT PLN (Persero), PLN Indonesia Power bergerak di sektor pembangkitan tenaga listrik dengan visi menjadi perusahaan listrik global yang berkinerja terbaik dan berkelanjutan. Perusahaan juga berkomitmen menghadirkan solusi energi hijau yang inovatif dan terjangkau, termasuk melalui upaya transisi energi dan operasional rendah karbon.

Secara nasional, PLN Indonesia Power mengelola pembangkit listrik dengan total kapasitas sekitar 22,1 gigawatt yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua. Sementara di Cilacap, UBP Jateng 2 Adipala mengoperasikan pembangkit listrik tenaga uap berteknologi super critical dengan kapasitas besar yang menjadi salah satu penopang pasokan listrik di sistem kelistrikan Jawa.

Pembangkit tersebut berlokasi di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, dengan kapasitas terpasang 660 megawatt dan kemampuan operasi sekitar 615 megawatt yang disalurkan melalui jaringan 500 kV menuju Gardu Induk Kesugihan di wilayah selatan Pulau Jawa.

Selain mengoperasikan pembangkit berbahan bakar batu bara, PLN Indonesia Power juga terus mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan melalui skema co-firing biomassa yang telah diterapkan sejak 2021. Dalam skema ini, biomassa digunakan sebagai campuran bahan bakar hingga sekitar lima persen dari total kebutuhan batu bara, sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Rekomendasi Berita