Dinsos Pekanbaru Intensifkan Penanganan ODGJ dan Orang Terlantar
- 09 Mar 2026 10:23 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru -Dinas Sosial terus melakukan penanganan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan orang telantar yang ditemukan di sejumlah persimpangan jalan. Upaya tersebut dilakukan secara berkala dengan melibatkan pihak kepolisian.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Pekanbaru, Junaidi, mengatakan keberadaan ODGJ dan orang telantar di ruang-ruang publik, khususnya di persimpangan, menjadi salah satu perhatian pihaknya dalam penanganan masalah sosial di masyarakat.
“Ada juga mungkin ODGJ, ODGJ di setiap persimpangan ada orang telantar, ini sifatnya berkala. Pekerjaan kami memang harus seperti itu dan kami bekerja sama dengan pihak kepolisian di dalam menangani persoalan sosial di masyarakat kita,” ujar Junaidi, Senin 9 Maret 2026.
Menurutnya, penanganan terhadap kelompok rentan tersebut tidak dapat dilakukan secara insidental, melainkan harus berlangsung terus-menerus sesuai kebutuhan di lapangan. Karena itu, Dinas Sosial Pekanbaru menjalin koordinasi dengan aparat kepolisian agar proses penertiban, pendataan, hingga penanganan awal dapat berjalan lebih efektif.
Junaidi menegaskan bahwa tugas penanganan persoalan sosial merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum sekaligus memberikan perlindungan kepada warga yang membutuhkan perhatian khusus. Kehadiran ODGJ maupun orang telantar di persimpangan dinilai perlu ditangani secara cepat agar tidak menimbulkan risiko bagi diri mereka sendiri maupun pengguna jalan.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi hal penting dalam menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat. Melalui kerja sama antara Dinas Sosial dan kepolisian, pemerintah berharap penanganan ODGJ dan orang telantar di Kota Pekanbaru dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkesinambungan.