Lonjakan Penumpang Padati Pelabuhan Tanjung Harapan

  • 24 Feb 2026 21:38 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Selatpanjang - Arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan melonjak tajam dalam sepekan terakhir. Lonjakan ini dipicu rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Festival Perang Air (Cian Cui), serta meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Pelabuhan yang menjadi pintu utama transportasi laut di Selatpanjang tersebut mencatat total pergerakan penumpang mencapai 39.641 orang selama periode H-7 hingga H+6 Imlek 2026. Angka ini mencakup arus kedatangan dan keberangkatan yang didominasi pemudik, wisatawan, serta warga yang kembali ke perantauan.

Kepadatan juga terlihat dari tingginya frekuensi pelayaran. Sebanyak 593 kunjungan kapal tercatat bersandar dan bertolak dari pelabuhan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Selatpanjang, Derita Adi Prasetyo, mengatakan lonjakan ini sudah diprediksi sejak awal.

“Perayaan Imlek tahun ini berdekatan dengan Festival Perang Air dan juga persiapan Ramadan. Jadi memang terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan,” ujar Ade, Selasa 24 Februari 2026.

Ia memaparkan, puncak arus kedatangan terjadi pada 15 Februari 2026 atau H-2 Imlek, dengan jumlah penumpang mencapai 4.076 orang dalam sehari. “Kalau dibandingkan tahun lalu, ada kenaikan sekitar 30 persen lebih pada puncak kedatangan,” katanya.

Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada 23 Februari 2026 (H+6) dengan total 4.410 penumpang. “Kenaikannya memang tidak terlalu besar dibanding tahun lalu, sekitar 0,8 persen, tetapi secara umum trafik tetap tinggi,” ungkap Ade.

Meski terjadi lonjakan, pihak KSOP memastikan situasi tetap aman dan terkendali. “Kami menambah personel pengawasan dan memperkuat koordinasi dengan operator kapal serta unsur TNI-Polri. Alhamdulillah seluruh proses embarkasi dan debarkasi berjalan lancar,” ujarnya.

Menurut Ade, tingginya mobilitas ini bukan hanya menunjukkan antusiasme masyarakat dalam merayakan tradisi, tetapi juga berdampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah. “Pelabuhan Tanjung Harapan menjadi simpul utama transportasi dan aktivitas ekonomi di Meranti. Momentum seperti ini tentu memberi dampak signifikan bagi pelaku usaha lokal,” katanya.

Rekomendasi Berita