Bootcamp Batch 60: Hannah Asa Indonesia Perkuat Kecerdasan Literasi Generasi Muda

  • 12 Mar 2026 20:00 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Kegiatan Bootcamp Batch ke-60 bertajuk Smart Finansial Journey kembali dilaksanakan oleh Hannah Asa Indonesia sebagai upaya dalam meningkatkan kecerdasan pengelolaan keuangan bagi generasi muda. Kegiatan itu berlangsung di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah, Kota Palu, pada Kamis, 12 Maret 2026.

Kegiatan ini melibatkan perwakilan pengurus himpunan mahasiswa serta komunitas dari berbagai universitas di Kota Palu. Hadir sebagai narasumber dalam bootcamp batch ke-60 tersebut, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah, Imam.

Ratusan peserta tersebut diberikan edukasi intensif mengenai pentingnya perencanaan keuangan, pencatatan pengeluaran, hingga penyediaan dana darurat agar tidak terjebak dalam pinjaman yang berisiko. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala OJK Sulawesi Tengah, Bonny Hardi Putra, yang memberikan apresiasi atas inisiatif penguatan literasi keuangan tersebut.

"Manfaatkan forum ini karena di sini banyak yang punya pengalaman hebat, silakan diskusi dan kami tentu mengapresiasi acara ini," ucap Bonny.

Baca Juga: Kolaborasi OJK dan Hannah Asa Cetak Duta Literasi Keuangan Syariah dari Akademisi

Founder Hana Asa Indonesia, Mardiyah menyatakan kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkecil kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan. Berdasarkan data nasional tahun 2025, masih ditemukan celah besar antara kepemilikan produk keuangan dengan pemahaman masyarakat dalam mengelolanya.

"Tujuannya itu kita ingin mengajak anak muda Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu biar lebih cerdas lagi di dalam mengelola keuangan," ucap Mardiyah.

Melalui kegiatan ini, ia berharap mampu memberikan pemahaman kepada generasi muda Sulawesi Tengah dalam mengelola pengeluaran. Hal itu dimaksudkan untuk mencegah terjadinya permasalahan keuangan atau Finansial Stress yang disebabkan oleh lemahnya pengetahuan pengelolaan keuangan.

"Di Sulawesi Tengah khususnya anak muda itu punya Kelemahan seperti tidak punya tujuan keuangan, tidak melakukan pencatatan keuangan, dan tidak punya dana darurat," ucapnya.

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, Hana Asa Indonesia telah sukses mengedukasi lebih dari 3.231 peserta melalui kelas daring maupun luring. Kegiatan ini akan terus digencarkan sebagai bentuk komitmen Hannah Asa Indonesia dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Tengah lebih sadar akan pengelolan keuangan.

"Kita ingin dengan adanya edukasi literasi keuangan ini baik untuk anak muda atau di usia di atas 35 tahun ke atas mereka itu lebih jago mengelola keuangan supaya anaknya bisa sekolah," ucap Mardiyah.

Baca Juga: Wali Kota Palu Tingkatkan Pengelolaan Potensi Ekonomi Wilayah

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untad, Prof. Dr. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat realitas dunia keuangan di luar teori akademis yang mereka pelajari di kampus.

“Mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi benar-benar praktik dan melihat kenyataan di lapangan seperti apa,” ucapnya.

Ia menegaskan pentingnya edukasi ini bagi mahasiswa agar mampu merancang masa depan dan terhindar dari jebakan keuangan yang merugikan. Antisipasi sejak dini sangat krusial agar generasi muda tidak terjebak dalam arus judi, dan pinjaman online ilegal, maupun gaya hidup konsumtif.

“Ini harus diantisipasi sejak muda sehingga mereka tidak terbawa oleh arus-arus yang bersifat FOMO atau hal lain yang merugikan masa depan mereka,” ucapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh akademisi dari Program Studi Ilmu Komunikasi Untad, Dr. Achmad Herman, M.Si., dan Dr. Stephanus Bo'do, M.Si sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif Hannah Asa Indonesia dalam penguatan literasi keuangan. Selain itu kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah dosen serta mitra dari Hannah Asa Indonesia.

Rekomendasi Berita