Satgas Pangan Sumsel Diminta Aktif Redam Gejolak Harga
- 24 Feb 2026 22:20 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru membuka High Level Meeting TPID dan TP2DD se-Sumsel di Hotel Wyndham, Palembang, Selasa, 24 Februari 2026.
Dalam arahannya, gubernur meminta seluruh jajaran memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilitas harga jelang Ramadan dan Idulfitri.
Herman Deru menegaskan peran Satgas Pangan harus dioptimalkan untuk mengantisipasi gejolak harga akibat lonjakan permintaan. Ia juga menginstruksikan pejabat daerah aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar guna mencari solusi konkret di lapangan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Sumsel memiliki lahan subur dan kondisi kondusif. Strategi distribusi harus diperkuat agar suplai tetap stabil,” ujarnya.
Selain itu, gubernur mengapresiasi keberhasilan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang dinilai menjadi percontohan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Ia juga mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui TP2DD untuk mewujudkan pelayanan yang lebih transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Bambang Pramono, melaporkan perekonomian Sumsel pada Triwulan IV 2025 tumbuh 5,54 persen (year on year), tertinggi kedua di Sumatera. Inflasi Januari 2026 tercatat 3,33 persen (year on year), lebih rendah dibandingkan angka nasional sebesar 3,55 persen. Meski demikian, tantangan cuaca dan kelancaran rantai distribusi tetap perlu diwaspadai.
Bank Indonesia merekomendasikan penguatan operasi pasar murah dengan prinsip 4T, yakni Tepat Komoditas, Tepat Lokasi, Tepat Waktu, dan Tepat Sasaran, guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.