Liputan Berujung Tes Urine Mendadak di BNN, Wartawan Buktikan Diri Negatif Narkoba

  • 11 Mar 2026 15:36 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Momen tak terduga menghampiri sejumlah wartawan saat meliput kegiatan pemusnahan barang bukti di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng, Rabu 11 Maret 2026, para wartawan tiba-tiba diajak mengikuti tes urine oleh personel BNNP.

Bukannya menolak, para jurnalis justru menyambut antusias ajakan tersebut. Dengan sukarela menjalani pemeriksaan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemberantasan narkoba di wilayah Bumi Tambun Bungai.

Kepala Bidang Berantas BNNP Kalteng, Kombes Pol Ruslan Abdul Rasyid mengungkapkan bahwa tes urine mendadak ini memiliki makna simbolis sekaligus edukatif.

"Pelaksanaan tes urine secara mendadak ini dilakukan untuk menunjukkan dukungan rekan-rekan media terhadap pemberantasan narkoba. Mereka juga membuktikan bahwa mereka bersih dari narkoba, terlebih sering meliput kasus narkoba dan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat," kata Kombes Ruslan.

Dan hasilnya, seluruh wartawan yang mengikuti pemeriksaan dinyatakan negatif narkoba. "Semua negatif, mereka bersih. Ini menjadi contoh bagi masyarakat bahwa hidup tanpa narkoba lebih sehat dan produktif," ujar Kombes Ruslan.

Dodi, salah seorang wartawan yang mengikuti tes, mengaku sempat terkejut dengan permintaan mendadak tersebut. Namun, ia justru merasa bangga bisa berkontribusi.

"Awalnya kaget, tapi setelah dijalani, saya merasa senang dan bangga bisa mendukung BNNP dalam memberantas narkoba. Ini juga menjadi pengingat bagi kami untuk selalu menjaga kesehatan dan menjauhi narkoba," ujarnya.

Lebih dari sekadar pemeriksaan kesehatan, tes urine mendadak ini menjadi momen edukasi bermakna. Para wartawan disadarkan bahwa peran mereka tidak hanya sebagai peliput informasi, tetapi juga sebagai agen teladan di masyarakat.

Kegiatan ini menegaskan satu pesan penting: pencegahan narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers.

Kombes Ruslan pun menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye BNNP agar masyarakat, khususnya generasi muda, sadar betul bahwa hidup tanpa narkoba jauh lebih baik.

"Wartawan sebagai agen informasi memiliki peran penting dalam menyebarkan pesan positif ini," ucapnya.

Dengan semangat tinggi, para wartawan pun berkomitmen terus mendukung upaya pemberantasan narkoba di Kalimantan Tengah. Mereka bertekad menjadi contoh nyata bagi masyarakat luas tentang pentingnya hidup bersih dari bahaya narkoba.

Rekomendasi Berita