Masih Ada 321 Wilayah Blank Spot di Kalteng

  • 10 Feb 2025 23:42 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), melakukan langkah dan upaya untuk menyelesaikan wilayah blank spot sinyal dan internet di Bumi Tambun Bungai. Hingga saat ini, masih ada 321 titik blank spot tanpa jaringan internet yang tersebar di berbagai daerah.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Agus Siswadi, kepada RRI menerangkan seharusnya Kalteng sudah Merdeka Sinyal pada tahun 2024 lalu. Namun hal tersebut belum bisa terealisasi karena masih banyaknya kendala, seperti tingkat kepadatan penduduk mempengaruhi pembangunan Base Transceiver Station (BTS).

Ia menyebut masih sedikitnya penduduk di Kalteng menjadi pertimbangan dalam membangun BTS di wilayah blank spot.

Menurut Agus Siswadi, Kalteng tidak bisa disamakan dengan Pulau Jawa yang memiliki jumlah penduduk lebih banyak. Jumlah penduduk sangat berpengaruh dengan penyelesaian blank spot.

Kepala Diskominfosantik Kalteng mengatakan seharusnya Kalimantan Tengah ditargetkan 2024 sudah Merdeka Sinyal. Saat ini ada 321 wilayah masih blank spot dan paling banyak Katingan serta Murung Raya.

"Kendalanya luas wilayah. Kalau di Kalteng itu berbeda cara pandangnya dengan Jawa dan Sumatera. Kalau di sini, misalnya ke Buntok berapa rumah dilewatin, itu jadi bahan pertimbangan memasang BTS," ucapnya, Senin (10/2/2025).

Rekomendasi Berita