Praktisi GIS Dorong Pemasangan Plang Peringatan RIP Current

  • 14 Apr 2025 17:09 WIB
  •  Padang

KBRN, Padang: Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahaya RIP Current atau arus balik laut yang mematikan, Praktisi Geografis Informasi Sistem (GIS) Sumatera Barat, Timtim Deby Purnasebta mendorong pihak terkait untuk memperbanyak pemasangan plang peringatan di sepanjang garis pantai. Ditambah lagi, hingga kini peringatan akan bahaya RIP Current belum menjadi perhatian serius di Sumatera Barat.

"Hal ini ditandakan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahaya RIP Curren.Kemudian plang imbauan dari instansi terkait juga belum terlihat di kawasan pantai yang banyak dikunjungi wisatawan," ucapnya, Senin (14/4/2025).

Timtim menekankan pentingnya pemasangan plang peringatan, khususnya di tepian pantai yang sering dikunjungi wisatawan. Baginya, masyarakat perlu diberi pemahaman untuk menghindari area laut yang terlihat tenang di antara buih ombak, karena bisa jadi itulah jalur arus balik yang berbahaya.

Meski tidak memiliki kewenangan langsung untuk sosialisasi, Timtim mengaku telah berupaya mendukung edukasi publik melalui konten edukatif di media sosial. Konten tersebut lebih difokuskan pada upaya mitigasi bencana, seperti gempa megathrust dan tsunami.

Ia berharap melalui konten edukasi yang diberikan dimaksud, ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperkuat sosialisasi langsung ke masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana. "Saya berharap ada atensi dari instansi terkait. Minimal memberikan sosialisasi kepada masyarakat soal bahaya RIP Current," tutupnya.

Rekomendasi Berita