Revitalisasi Sekolah Utamakan Enam Prioritas
- 13 Agt 2025 11:02 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Kementerian Pendidikan menekankan pemberdayaan sekolah agar mampu mengelola kebutuhannya secara mandiri. Tahun ini, revitalisasi sekolah difokuskan pada enam prioritas tanpa menargetkan ketuntasan seluruh kebutuhan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah mengupayakan program revitalisasi sekolah yang mendorong kemandirian satuan pendidikan. Pemberdayaan ini dilakukan agar sekolah dapat mengidentifikasi dan mengelola kebutuhannya secara swakelola. Hal ini seperti disampaikan oleh Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Gogot Suharwoto, Ph.D.
“Jadi, kita ingin memberdayakan potensi sekolah supaya mereka juga mampu mengelola kebutuhannya apa, kemudian diberikan pemenuhan kebutuhannya dan mereka mampu mengelola dengan swakelola. Itu yang pertama.” ucap Gogot Suharwoto, Rabu (13/08/2025).
Selain pemberdayaan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) pada tahun ini menerapkan pendekatan berbasis prioritas, bukan ketuntasan. Setiap sekolah tidak harus dipenuhi seluruh kebutuhannya, namun diarahkan pada pemenuhan kebutuhan yang paling mendesak sesuai kondisi masing-masing.
“Yang kedua, tahun ini kita melakukan pendekatan tidak ketuntasan tapi prioritas ya. Jadi, setiap sekolah ya tidak harus semuanya dipenuhi, tetapi apa yang diprioritaskan di sekolah itu. Jadi, ada enam yang kita prioritaskan di tahun ini.” ucap Gogot Suharwoto.
Gogot menegaskan, kebijakan prioritas ini diharapkan mempercepat peningkatan mutu sekolah melalui pengelolaan sumber daya yang lebih terarah. Dengan fokus pada enam prioritas utama, diharapkan sekolah dapat berkembang lebih cepat tanpa menunggu seluruh kebutuhan terpenuhi.