Saluran Air Romawi di Zaghouan
- 24 Des 2025 05:39 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Di kaki Gunung Zaghouan, Tunisia, berdiri sisa-sisa dari salah satu keajaiban Teknik Romawi yang menakjubkan. Saluran air kuno sepanjang 132 kilometer yang dibangun pada abad ke-2 Masehi. Di bawah Kaisar Hadrian digunakan untuk membawa air sejauh lebih dari 80 mil dari Zaghouan ke Kartago.
Selama berabad-abad, saluran air tersebut mengalami serangan dan pengabaian yang diikuti oleh restorasi dan penilaian ulang. Dua serangan yang merusak adalah serangan Vandal pada abad ke-5 dan serangan Hilal pada abad ke-13.
- Insinyur Romawi Merancang Saluran Air Zaghouan Agar Air Bisa Mengalir Sejauh Puluhan Mil Tanpa Bantuan Mesin.
Saluran air Zaghouan terus berfungsi setidaknya hingga akhir masa kekuasaan Vandal (536 M). Diyakini bahwa selama periode Bizantium, yang ditandai dengan seringnya terjadi kerusuhan politik dan ketidakamanan di daerah pedesaan, saluran air tersebut mulai mengalami kerusakan, meskipun tidak sepenuhnya berhenti beroperasi.
Baca Juga: Son Doong Dunia Tersembunyi di Perut Bumi
Saluran air Zaghouan sebagian dipugar pada abad ke-19 tetapi saat ini sebagian besar berupa reruntuhan. Beberapa sisa reruntuhan terbaik dapat ditemukan sekitar 3 km di selatan desa Mohammedia.
Kini, meski banyak bagian sudah runtuh, sisa-sisanya masih berdiri kokoh sebagai pengingat masa kejayaan teknologi dan perencanaan kota kuno. Di tengah Gurun Tunisia yang kering, saluran air Zaghouan adalah bukti bahwa Romawi bukan hanya penakluk, tapi juga pembangun peradaban. (Sumber: Institut National du Patrimoine Tunisia)