Sumut Masuk Wilayah Dampak Tidak-Langsung Bibit Siklon-Tropis 91S
- 09 Des 2025 16:39 WIB
- Nias Selatan
KBRN, Nias Selatan: BMKG menyampaikan analisis terkini mengenai perkembangan Bibit Siklon Tropis 91S, Selasa (9/12/2025) pukul 07.00 WIB. Seperti diketahui, Bibit Siklon Tropis 91S terbentuk pada 7 Desember 2025 pukul 07.00 WIB di wilayah Samudera Hindia barat daya Lampung.
Berdasarkan pantauan citra satelit dari Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta, saat ini pusat sirkulasi terdeteksi disekitar 5,4˚LS, 94,2 BT. Lokasi ini berada di dalam Area of Responsibility (AoR) TCWC Jakarta dengan kecepatan angin maksimum sekitar 12 knot (37 km/jam) dan tekanan udara minimum 1008 hPa.
“BMKG memprediksi potensi Bibit Siklon 91S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam kedepan dalam kategori peluang rendah,” ungkap BMKG dalam keterangan tertulisnya. Meski berpeluang rendah, Bibit Siklon Tropis 91S mengakibatkan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem dan perairan di wilayah Indonesia.
Dampak ini diperkirakan terjadi dalam 24 jam atau hingga 10 Desember 2025 pukul 07.00 WIB. Dimana, di wilayah yang terkena dampak tidak langsung ini terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi.
Adapun wilayah yang terkena dampak tidak langsung ini adalah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu dan Lampung. Sedangkan gelombang laut setinggi 1,25-2,5 meter juga diprediksi terjadi di Samudera Hindia barat Kepulauan Nias hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Selat Sunda bagian selatan.