Tanggal Berapa Hari Raya Idulfitri? Begini Prediksi Pemerintah dan Muhammadiyah

  • 17 Mar 2026 14:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Idul Fitri 2026 diprediksi akan jatuh beberapa hari lagi. Namun, kepastian tanggal Idul Fitri berbeda-beda pada tiap lembaga.

Penyebab perbedaan tanggal lebaran ini adalah akibat metode perhitungan astronomis yang digunakan. Muhammadiyah sudah menetapkan Idul Fitri 2026 dari satu tahun sebelumnya.

Sementara NU dan Pemerintah masih akan mengadakan sidang isbat pada 19 Maret mendatang. Sehingga penentuan lebaran kali ini masih sering diperbincangkan oleh umat muslimin.

  • Prediksi Idul Fitri 2026 Menurut Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini didasarkan pada perhitungan hisab yang mengacu pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Prediksi Idul Fitri 2026 NU dan Pemerintah

Pemerintah menetapkan hari libur Idulfitri 2026 pada Sabtu, 21 Maret 2026. Hal ini sesuai dengan SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026.

Namun, NU tetap akan menggelar rukyatul hilal. Dan Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) tetap akan mengadakan sidang isbat untuk menetapkan kapan Idul Fitri 2026.

Hari, tanggal: Kamis, 19 Maret 2026

Waktu: Mulai pukul 16.00 WIB

Lokasi: Auditorium H.M.Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta

  • Metode Penentuan Awal Syawal

Dalam menetapkan awal bulan Syawal, pemerintah Indonesia menggunakan dua metode utama, yaitu hisab dan rukyat. Hisab adalah perhitungan astronomis untuk menentukan posisi Bulan, sedangkan rukyat adalah proses pengamatan hilal secara langsung.

Dalam menentukan hasil sidang isbat, Kemenag juga akan berkonsultasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dan organisasi kemasyarakatan Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU).

Rekomendasi Berita