Berkah Ramadan, Danantara Inisiasi Hibah PLTS Sumenep Layani 2.000 KK
- 16 Mar 2026 09:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - PT PLN (Persero) menandatangani kerja sama operasi pemanfaatan dua PLTS hibah di Kabupaten Sumenep. Hal ini bagian dari rencana pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) secara masif.
Kerja sama tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mengutilisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kapasitas satu megawatt peak. Setiap instalasi juga dilengkapi Battery Energy Storage System berkapasitas empat megawatt hour guna menjaga pasokan listrik.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menyaksikan langsung penandatanganan kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas pihak diperlukan untuk memperluas akses energi bersih wilayah tertinggal terdepan terluar.
"Banyak pemakaian diesel akan diganti oleh PLTS ini sehingga akan menimbulkan dampak positif, terutama dalam hal swasembada energi ke depannya," ujar Rosan Perkasa Roeslani dalam keterangan kepada RRI, Senin 16 Maret 2026.

Rosan mengatakan proyek tersebut diharapkan menjadi percontohan penyediaan listrik berbasis energi surya wilayah kepulauan. Pemanfaatan dua PLTS itu diproyeksikan memberikan akses listrik kepada sekitar 2.000 kepala keluarga setempat.
"Akan berdampak (memberi terang) kepada 2.000 kepala keluarga yang ada di dua daerah tersebut, yaitu di Dusun Gili Labak dan juga di Desa Pagerungan Kecil karena masing-masing itu 1 MW. Jadi kebetulan ini akan jadi percontohan dan harapannya ini bisa segera direalisasikan," tambah Rosan usai penandatanganan berlangsung di Wisma Danantara Jakarta Jumat 13 Maret 2026 melalui asistensi Danantara Indonesia.
Sebelumnya warga Dusun Gili Labak Desa Kombang Kecamatan Talango menggunakan genset pribadi untuk listrik. Adapun Desa Pagerungan Kecil Kecamatan Sapeken sebelumnya ditopang PLTS PLN berkapasitas 50 kilowatt peak.
Sebelum proyek hibah tersebut dua unit PLTD Badan Usaha Milik Desa sudah berhenti beroperasi. Total kapasitas kedua pembangkit diesel desa itu mencapai 600 kilovolt ampere sebelumnya bagi warga.
"Kami berharap setelah MoU (Memorandum of Understanding) ini ditandatangani, kami dapat memperoleh arahan agar implementasi proyek ini dapat berjalan lancar. Besar harapan kami instalasi tersebut dapat berkontribusi dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat," sebut Kepala Yayasan Torang IWIP Berbakti Wahyu Budhi Santoso.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap proyek tersebut. Ia menjelaskan Kabupaten Sumenep memiliki 126 pulau dengan 48 pulau berpenghuni yang tersebar luas.
"Tentu dengan keberadaan rencana hibah yang akan disampaikan ke Kabupaten Sumenep kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Karena ini sangat penting bagi kami dalam rangka terus mendorong agar elektrifikasinya semakin naik, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat di Kabupaten Sumenep, khususnya kepada Bapak Presiden, Danantara Indonesia termasuk juga PT PLN (Persero)," kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan kolaborasi ini mendukung program dedieselisasi dan transisi energi. PLN menurutnya siap menindaklanjuti kerja sama agar listrik andal hadir bagi masyarakat setempat segera.
"Terima kasih kepada Danantara Indonesia, dalam hal ini Bapak Rosan atas inisiatif yang mendorong lahirnya kolaborasi ini. PLN siap menindaklanjuti kerja sama ini agar pemanfaatan PLTS hibah tersebut dapat segera terealisasi dan menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat di dua wilayah Kabupaten Sumenep," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.
"Dalam menjalankan agenda transisi energi dan pemerataan listrik, PLN tidak bisa berjalan sendiri. Melalui kolaborasi yang kuat bersama Danantara Indonesia dan para pemangku kepentingan, kami optimistis program dedieselisasi melalui pemanfaatan PLTS dapat dipercepat, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat," pungkas Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.