Imbas Perang Iran, Presiden Minta Hemat BBM

  • 13 Mar 2026 21:17 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto meminta berbagai pihak untuk berhemat dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Hal itu imbas dari perang Iran dengan Amerika Serikat bersama sekutunya Israel yang membuat harga minyak mentah dunia meroket.

“Kita sekarang harus melakukan langkah-langkah proaktif dalam arti kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM. Kita tidak bisa menganggap bahwa apapun terjadi kita aman, kita bersyukur kita aman tapi kita tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM kita,”kata Presiden Prabowo dalam pengarahannya pada Sidang Kabinet di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026.

Presiden Prabowo mengatakan esklasi yang terjadi di Eropa dan Timur Tengah, berdampak kepada Indonesia karena akan mempengaruhi harga BBM. Kenaikan harga BBM akan berdampak kepada kenaikan harga pangan.

Presiden Prabowo mencontohkan sejumlah negara sudah melakukan upaya hemat BBM diantaranya Pakistan. Bahkan Pakistan menyamakan kondisi saat ini seperti COVID19.

Pemerintah Pakistan memberlakukan kerja dari rumah (Work form Home) baik sektor negeri maupun swasta. Pakistan juga memotong gaji anggota dewan lalu tersebut diberikan rakyat yang tidak mampu.

Pakistan juga mengurangi operasional 60 persen kendaraan milik pemerintah, mengurangi pengguanan pendingin udara di dalam ruangan (AC), mereka menghentikan kunjungan ke luar negeri. Pemerintah setempat juga melarang acara-acara seremonial, dan pesta menggunakan uang rakyat.

“Ini hanya contoh ya, ini contoh. Maksud saya ini ada berapa hari saya kira kita bisa mengkaji masalah ini ya kan. Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan,”ujarnya.

Indonesia dapat melakukan penghematan seperti sinkroniasi kementerian/lembaga dengan GovTech, yang dapat mengurangi kebocoran anggaran hingga 40 persen. Indonesia pernah berhasil mengatasi COVID 19, membuat kebijakan bekerja dari rumah dan efisiensi anggaran.

“Umpamanya berapa ASN dan pejabat tidak usah ke kantor, mengurangi macet dan melaksanakan penghematan besar-besaran. Mengurangi hari kerja pun harus kita pertimbangkan dan langkah-langkah penghematan lainnya,”ujarnya menegaskan.

Presiden Prabowo meminta rakyat untuk tidak lengah dan mempersiapkan diri dari kemungkinan terburuk imbas dari perang. Kendati Indonesia aman dari perang.

Presiden Prabowo meyakini Indonesia akan semakin kuat dengan kemandirian pangan hamun harus tetap berhemat. Pemerintah berharap anggaran pemerintah tidak defisit karena perang.

“Saya percaya dua tiga tahun kita akan sangat kuat, tapi tetap kita harus hemat konsumsi. Dengan demikian kita berharap kita akan selalu menjaga bahwa kita defisit kita tidak tambah, bahkan kalau bisa kita tidak punya defisit,”ujarnya menegaskan.

Rekomendasi Berita