BNPB Pindahkan 133 KK Korban Banjir Aceh ke Huntara

  • 12 Mar 2026 18:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memindahkan 133 kepala keluarga (KK) warga Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Ini dari tenda pengungsian ke hunian sementara (huntara) yang dibangun pemerintah sebagai bagian dari penanganan pascabencana.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi warga yang sebelumnya bertahan di tenda pengungsian setelah banjir besar melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Kepala BNPB Suharyanto mengatakan pemindahan warga ke hunian sementara tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat terdampak.

“Semoga warga bisa merayakan Idulfitri. Bersama keluarga di tempat yang lebih layak,” ujar Suharyanto, Kamis, 12 Maret 2026.

Pemindahan warga ke hunian sementara juga disertai dengan penyaluran bantuan bahan pokok dan kebutuhan non-pangan bagi masyarakat terdampak. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama sekitar 10 hari atau hingga mereka menerima bantuan jaminan hidup dari pemerintah pusat.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BNPB Suharyanto saat meninjau lokasi hunian sementara di Desa Rigeb pada Rabu (11/3). Dalam kunjungan tersebut, Suharyanto juga menyempatkan diri menyapa warga serta melihat langsung kondisi hunian sementara yang kini telah ditempati sejumlah keluarga.

Hunian sementara yang dibangun BNPB dirancang dalam bentuk blok hunian komunal yang dilengkapi fasilitas dasar bagi para penghuninya. Fasilitas tersebut meliputi pasokan air bersih, jaringan listrik, serta kamar mandi dan toilet pada setiap unit hunian.

Konsep hunian komunal dipilih karena keterbatasan lahan di lokasi terdampak bencana. Sebagian besar warga sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut beberapa bulan lalu.

BNPB berharap keberadaan hunian sementara ini dapat membantu proses pemulihan warga terdampak. Selain itu, hunian tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat hingga proses pemulihan pascabencana dapat berjalan secara bertahap.

Rekomendasi Berita