Kepala Distrik Mimika Baru: 280 Usulan Musrenbang Diharapkan Terakomodir

  • 10 Mar 2026 10:13 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID,MIMIKA - Kepala Distrik Mimika Baru, Joel Daniel Luhukay, saat ditemui awak media pada kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Distrik Mimika Baru, Kamis 05 Maret 2026, menjelaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat dari kelurahan dan kampung di wilayah tersebut telah berhasil dihimpun.

Ia menyampaikan bahwa dalam Musrenbang tahun ini, pihaknya telah menampung sekitar 272 menjadi 280 usulan yang berasal dari 11 kelurahan dan 3 kampung di Distrik Mimika Baru. Seluruh usulan tersebut telah disepakati bersama dalam forum Musrenbang dan selanjutnya akan diverifikasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama tim teknis terkait.

Menurut Joel, pihaknya berharap seluruh usulan yang telah diajukan dapat diproses dan dipertimbangkan oleh pemerintah daerah, sehingga kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui Musrenbang dapat terakomodir dalam program pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, sejumlah usulan yang disampaikan masyarakat berkaitan langsung dengan kebutuhan pelayanan publik, salah satunya adalah kondisi beberapa kantor kelurahan yang dinilai sudah tidak layak digunakan. Hal ini disebabkan meningkatnya jumlah masyarakat yang datang untuk mengurus berbagai administrasi, sementara fasilitas kantor masih sangat terbatas.


Selain itu, persoalan drain AC, Kali jalan, dan jembatan juga menjadi perhatian utama dalam usulan pembangunan. Namun, berdasarkan penjelasan dari pihak dinas teknis, setiap usulan pembangunan tersebut harus dilengkapi dengan data yang lebih rinci seperti panjang, lebar, serta ukuran lokasi pembangunan agar dapat diproses lebih lanjut.

Karena itu, pemerintah distrik bersama kelurahan akan kembali melakukan pendataan secara lebih detail agar usulan tersebut dapat diajukan kembali kepada dinas terkait dengan data yang lengkap.

Joel menambahkan bahwa selain infrastruktur, masyarakat juga mengusulkan program rumah layak huni, penanganan drain AC , serta peningkatan kebersihan lingkungan kota, khususnya terkait pengelolaan sampah yang setiap hari bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga fasilitas umum yang telah dibangun pemerintah, seperti lampu penerangan dan fasilitas lainnya, agar tidak dirusak karena fasilitas tersebut diperuntukkan bagi kepentingan bersama.

Dirinya berharap berbagai usulan prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, sehingga sebagian dapat direalisasikan dalam program pembangunan tahun 2026, sementara sisanya dapat dimasukkan dalam rencana pembangunan jangka menengah maupun jangka panjang. (SAN)

Rekomendasi Berita