Gerhana Bulan Total (Blood Moon), Terlihat Di Nabire
- 04 Mar 2026 01:16 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Tim Stasiun Geofisika Nabire melakukan pengamatan Gerhana Bulan Total (Blood Moon) sejak sore hingga malam, berlangsung di halaman Kantor Stasiun Geofisika Nabire, Selasa, 03 Maret 2026.
Kepada RRI, Pengamat Meteorologi dan Geofisika, Kantor Stasiun Geofisika, Panji Arimbawa, S.Tr,Geof mengatakan Tim pengamatan Bloodmoon mulai melakukan observasi sejak pukul 17.42 WIT, saat bulan memasuki fase penumbra awal.
"Selanjutnya pada pukul 20.33 WIT, bulan memasuki fase puncak gerhana, di mana seluruh bagian bulan tertutup bayangan inti (umbra) bumi dan tampak berwarna kemerahan. Rangkaian pengamatan berakhir pada pukul 23.24 WIT setelah seluruh fase gerhana selesai," jelasnya.

Menurutnya, warga masyarakat dapat menyaksikan fenomena Gerhana Bulan Total ini secara langsung tanpa menggunakan alat bantu apa pun, karena peristiwa ini aman untuk dilihat dengan mata telanjang.
Namun demikian, untuk wilayah Nabire sendiri, pengamatan fenomena astronomi pada malam hari kerap terkendala kondisi cuaca mendung yang cukup sering terjadi, sehingga visibilitas bulan tidak selalu optimal, karena ditutupi oleh awan.
"Bagi masyarakat yang penasaran dengan kondisi gerhana di daerah Nabire maupun daerah lain, BMKG juga menyediakan layanan siaran langsung yang dapat diakses melalui laman resmi gerhana.bmkg.go.id/livestream, dan bisa dilihat disitu seperti apa kami memantau gerhana bulan, melihat hilal dan lain lain," katanya.

Melalui kegiatan ini, Stasiun Geofisika Nabire berharap masyarakat semakin memahami fenomena alam serta pentingnya informasi astronomi yang disampaikan secara resmi dan ilmiah.
Sementara itu salah satu warga Nabire yang bernama Daniel mengakui bisa melihat langsung blood moon dan sempat dirinya mengabadikan blood moon menggunakan kamera telepon selulernya, langsung dari kantor kejaksaan negeri Nabire.
"Kami sudah tunggu tunggu juga penasaran mau melihat blood moon atau kalau yang biasa disebut bulan berwarna kemerahan, saya bisa lihat sendiri dan mengabadikannya dengan ponsel dari tempat saya bekerja," ungkapnya.

Seperti diketahui, pemantauan astronomi ini merupakan bagian dari tugas pokok Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam memberikan informasi data tanda waktu dan astronomi yang akurat serta terpercaya kepada publik.