Imbas Krisis Keamanan Timur Tengah, Penerbangan Qatar Airways Alami Gangguan
- 28 Feb 2026 19:29 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Qatar Airways mengumumkan penangguhan sementara sejumlah penerbangan masuk dan keluar dari hub utama mereka di Doha menyusul penutupan wilayah udara Qatar.
Melansir dari Travel and Tour World, kebijakan penutupan wilayah udara tersebut berdampak pada gangguan operasional global maskapai. Penumpang di berbagai rute internasional dilaporkan mengalami pembatalan maupun penundaan penerbangan.
Qatar Airways menyatakan tengah bekerja sama dengan pemerintah serta otoritas terkait untuk memantau perkembangan situasi. Maskapai juga berkomitmen melanjutkan operasional normal setelah wilayah udara kembali dibuka.
Penutupan wilayah udara ini menyebabkan seluruh penerbangan masuk dan keluar dari Doha dihentikan sementara. Kondisi tersebut menimbulkan ketidakpastian bagi penumpang yang telah merencanakan perjalanan internasional.
Pihak maskapai menjelaskan bahwa penutupan wilayah udara dapat terjadi karena berbagai faktor, termasuk isu keamanan, aktivitas militer, maupun dinamika geopolitik. Hingga saat ini, penyebab pasti penutupan wilayah udara Qatar belum dijelaskan secara rinci.
Qatar Airways menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Maskapai akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan otoritas penerbangan untuk memperoleh informasi mengenai waktu pembukaan kembali wilayah udara.
Setelah wilayah udara kembali dibuka, operasional penerbangan diperkirakan akan dilanjutkan meskipun kemungkinan masih terjadi penyesuaian jadwal dan keterlambatan akibat proses pengaturan rute.
Maskapai juga berjanji memberikan informasi terbaru melalui saluran komunikasi resmi untuk memastikan penumpang mendapatkan kepastian mengenai jadwal penerbangan dan perubahan rencana perjalanan.