TMMD ke-125 Kodim Nabire Dimulai, Bangun Kampung Terpencil
- 24 Jul 2025 02:59 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: SD Inpres Kampung Manunggal Jaya Distrik Makimi menjadi saksi pembukaan TMMD ke-125 Kodim 1705/Nabire. Kegiatan diawali upacara pembukaan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Kodim, organisasi Masyarakat, pelajar, serta para tokoh masyarakat setempat, Rabu (23/7/2025).
Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari membuka langsung kegiatan, disambut antusias warga Kampung Manunggal Jaya. Sebanyak 150 personel gabungan dari TNI, Polri, Pemda, serta masyarakat terlibat aktif dalam pelaksanaan pembukaan kegiatan ini.
Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari dalam sambutan menyebut TMMD sebagai bukti negara hadir hingga pelosok. “Kami berharap pembangunan fisik dan non fisik seperti penyuluhan sosial dan lain sebagainya bisa berdampak positif bagi kesejahteraan warga di wilayah terpencil,” ucapnya.
Komandan Kodim 1705 Nabire Letkol Inf. Marudut Simbolon menyampaikan TMMD bukan sekadar pembangunan, namun upaya menyatukan semangat kebangsaan. “Saya tekankan bahwa bahwa sinergi semua unsur tentu menjadi kunci suksesnya kegiatan ini di wilayah Makimi yang cukup menantang, ujar Dandim menegaskan.
Mewakili Masyarakat, Kepala Kampung Manunggal Jaya, Daniel Rumawi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Kodim Nabire atas pelaksanakan program TMMD di daerahnya. “Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian negara kepada Masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan Pembangunan daerah,” katanya.
Adapun kegiatan TMMD ke-125 di Kampung Manunggal Jaya Distrik Makimi, memiliki sasaran pekerjaan berupa fisik dan non fisik. Sasaran utama pembangunan fisik meliputi gereja, rumah pastori, jembatan, pagar, dan sarana air bersih untuk warga.
Termasuk penguatan pangan lewat penanaman jagung di lahan seluas 1,5 Ha, serta penanaman pohon mangrov di lahan 2 Ha untuk menjaga lingkungan. TMMD ini juga menyasar pembangunan rumah layak huni, menjawab kebutuhan dasar warga yang selama ini terbatas akses.
Sasaran nonfisik TMMD mencakup penyuluhan kesehatan tentang stunting, posyandu, hingga peningkatan gizi keluarga. Ada juga pelatihan pertanian berkelanjutan, serta peningkatan kapasitas petani melalui metode terpadu.
Penyuluhan hukum dan keamanan turut diberikan, termasuk bahaya miras, narkoba, serta pentingnya perlindungan perempuan. Materi bela negara dan toleransi turut disampaikan, untuk menguatkan rasa cinta tanah air dan menjaga keutuhan NKRI.
Semua pekerjaan dilakukan gotong royong, memperlihatkan semangat kebersamaan antara prajurit dan warga kampung.
TMMD ke-125 akan berlangsung selama 30 hari, dimulai 23 Juli hingga 21 Agustus 2025 mendatang secara berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan program triwulan III, yang didukung penuh oleh pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Mengusung tema nasional: “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Nasional.” Program ini diyakini mampu memperkuat hubungan TNI dengan rakyat, serta menumbuhkan harapan di kampung terluar Nabire.