Wabup Aceh Barat Tekankan Disiplin dan Integritas saat Lantik Pejabat

  • 13 Mar 2026 13:51 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil menegaskan pentingnya disiplin, integritas, serta kinerja yang optimal bagi aparatur sipil negara. Hal itu disampaiakan saat melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di Aula Teuku Umar Bapperida, Meulaboh, Jumat, 13 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Said Fadheil menyampaikan bahwa jabatan yang diemban oleh aparatur pemerintah bukan sekadar tanggung jawab administratif, tetapi merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan daerah.

“Sebagai aparatur pemerintah, kita dituntut menerapkan sistem kerja yang baik, disiplin tinggi, transparan, bersih dan akuntabel, serta mengedepankan sikap kooperatif, loyalitas dan responsif terhadap dinamika perkembangan daerah,” ujar Said.

Ia menekankan bahwa pejabat yang baru dilantik harus mampu menjalankan tugas secara maksimal guna mempercepat realisasi program pembangunan serta mendorong penyerapan anggaran yang optimal sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati juga mengingatkan agar tidak ada pejabat yang menyalahgunakan anggaran ataupun menjadikan jabatan sebagai sarana kepentingan pribadi. Menurutnya, kejujuran dan integritas merupakan prinsip utama yang harus dijunjung tinggi oleh setiap aparatur pemerintah.

Sebagai bentuk komitmen peningkatan kinerja, Said menyampaikan bahwa pejabat eselon II, III dan IV akan dievaluasi secara berkala setiap bulan oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi.

“Pejabat yang tidak mampu mencapai target kinerja atau tidak jujur kepada pimpinan tentu tidak akan ditoleransi. Bekerjalah dengan hati, karena kami pun memimpin dengan hati,” katanya tegas.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran seluruh perangkat daerah dalam menyukseskan 100 program prioritas Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Setiap program diharapkan dapat diterjemahkan dalam langkah kerja yang konkret, terukur dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Said Fadheil juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, setiap perangkat daerah diminta untuk melakukan inovasi dan terobosan dalam mengelola serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Setiap perangkat daerah harus mampu mengidentifikasi dan mengembangkan potensi daerah sebagai sumber daya strategis yang dikelola secara inovatif, transparan dan akuntabel untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pejabat dilantik untuk mengisi berbagai jabatan strategis di beberapa perangkat daerah, mulai dari jabatan administrator, pengawas hingga pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Rekomendasi Berita