Inflasi Meulaboh Diprediksi Naik Jelang Idulfitri

  • 12 Mar 2026 16:12 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh: Tekanan inflasi di wilayah Meulaboh, Aceh Barat, diperkirakan masih akan meningkat menjelang Idulfitri 2026. Kenaikan harga dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bahan pangan serta biaya transportasi.

Dosen Fakultas Ekonomi, Lilis Marlina, mengatakan tren inflasi di wilayah tersebut menunjukkan peningkatan dalam tiga bulan terakhir. Hal itu terlihat dari data inflasi yang terus merangkak naik sejak akhir tahun lalu.

“Jika dilihat dari data Desember hingga Februari, inflasi terus mengalami kenaikan. Pada Februari tercatat sekitar 8,8 persen, sementara sebelumnya masih berada di kisaran 6 persen,” ujarnya dalam dialog inflasi dan investasi, Rabu 11 Maret 2026.

Ia menjelaskan sektor pangan masih menjadi penyumbang utama kenaikan inflasi di daerah tersebut. Kondisi ini dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri sementara stok yang tersedia belum sepenuhnya mencukupi.

Selain itu, kondisi bencana yang terjadi di Aceh pada akhir November lalu juga turut mempengaruhi pasokan sejumlah komoditas pangan. Dampaknya, distribusi dan ketersediaan bahan pokok di pasar sempat terganggu.

“Kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran. Kalau stok tidak mencukupi, maka harga akan naik dan memicu inflasi,” katanya. Lanjutnya, tidak hanya sektor pangan, biaya transportasi juga diperkirakan ikut menyumbang tekanan inflasi. Hal ini terutama terjadi ketika arus mudik Lebaran mulai meningkat.

Menurutnya, kenaikan biaya transportasi akan berdampak pada harga distribusi barang. Kondisi tersebut mendorong pedagang menyesuaikan harga jual untuk menutup biaya pengangkutan. “Ketika biaya angkut meningkat, pedagang biasanya menyesuaikan harga untuk menutup biaya distribusi,” ucapnya.

Ia memperkirakan tekanan inflasi pada Maret kemungkinan masih akan meningkat. Namun angka pasti inflasi bulan tersebut baru akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik pada April mendatang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita