Paus Baru dari Amerika, Siapa Dia?
- 09 Mei 2025 05:48 WIB
- Merauke
KBRN, Merauke : Gereja Katolik menyambut Paus Leo XIV, seorang imam Agustinus asal Chicago yang dikenal karena pengabdiannya di Peru dan keteguhannya dalam misi pastoral. Lahir dengan nama Robert Francis Prevost, ia menjadi Paus ke-267 dalam sejarah, sekaligus Paus pertama dari Ordo Santo Agustinus.
Dilansir dari Vatican News, sebelum duduk di Tahta Santo Petrus, Paus Leo XIV telah lama dikenal sebagai pemimpin tangguh dan penuh dedikasi. Ia menghabiskan lebih dari satu dekade melayani di wilayah miskin Trujillo, Peru, sebagai imam, pengajar, dan pengurus paroki.
Di tengah keterbatasan, ia membina komunitas, mengajar teologi, dan mengadvokasi umat melalui pelayanan hukum gereja. Ia bahkan dikenal turun langsung membenahi lingkungan dan membimbing generasi muda calon imam Agustinus.
Kariernya menanjak hingga menjadi Prior Jenderal Ordo Agustinus dua periode dan kemudian ditunjuk Paus Fransiskus sebagai Prefek Dikasteri untuk Para Uskup pada 2023. Setahun setelahnya, ia diangkat menjadi Kardinal dan dipercaya menangani berbagai tugas strategis di Vatikan.
Sebagai Paus, Leo XIV membawa semangat kerendahan hati dan kedekatan dengan umat, warisan yang dibentuk dari pengalamannya di lapangan. Moto episkopalnya, "In Illo uno unum”, “Dalam Dia yang satu, kita menjadi satu”.
Yang menegaskan komitmennya terhadap persatuan Gereja dalam keberagaman. Ia dikenal sebagai sosok yang mendalam dalam spiritualitas, tetapi juga cekatan dalam menangani dinamika organisasi dan reformasi Gereja.
Dengan latar belakang akademik, pastoral, dan kepemimpinan global, Paus Leo XIV diyakini akan membawa arah baru yang menyegarkan dalam Gereja Katolik. Sosoknya mencerminkan jembatan antara tradisi dan kebutuhan zaman modern: seorang pemimpin dunia yang lahir dari pelayanan, bukan dari kekuasaan.