Konsul Malaysia Ajak Perkuat Perdagangan Malaysia–Indonesia
- 13 Nov 2025 15:42 WIB
- Medan
Konsul Jenderal Malaysia, di Medan, Shahril Nizam Abdul Malek, menegaskan, pentingnya memperkuat hubungan perdagangan antara Malaysia dan Indonesia, khususnya dengan pelaku usaha di Sumatera Utara. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Malaysia–Indonesia Business Matching yang digelar di Konsulat Malaysia Medan, Kamis (13/11/2025).
“Hari ini kita akan berbincang tentang perdagangan Malaysia–Indonesia. Acara ini adalah platform untuk kita connect, untuk kita menukarkan peluang menjadi kerja sama, dan kerja sama menjadi kemajuan bersama,” ujar Shahril.
Shahril, mengatakan, perdagangan kedua negara pada tahun 2024 lalu, mencapai hampir 26 miliar dolar AS, sementara perdagangan antara Malaysia dan Sumatera Utara, baru sekitar 5 persen dari total nilai ini, kondisi tersebut menunjukkan masih terbuka peluang besar bagi peningkatan investasi dan kolaborasi bisnis, di berbagai sektor, seperti logistik, pangan, dan industri kimia.
“Pada tahun 2024, perdagangan Malaysia–Indonesia mencecah hampir 26 bilion USD, dan perdagangan antara Malaysia dan Sumatera Utara melebihi 1 bilion USD,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan, pengusaha Malaysia yang ingin berinvestasi di Indonesia, harus dapat memahami perbedaan budaya dan pendekatan bisnis di setiap daerah. Menurutnya, keberhasilan kerja sama ekonomi tidak hanya bergantung pada peluang, tetapi juga pada kemampuan pelaku usaha untuk menyesuaikan diri dengan karakter lokal.
“Saya ingin berkongsi dengan anda, saya akan sangat jujur. Jangan datang ke Indonesia, jangan datang ke Sumatera memikirkan cara perniagaan kita sama seperti cara perniagaan kita di Malaysia. Setiap tempat lain, ada cara dan pendekatan yang berbeda. Tetapi saya yakin, orang yang ada di sini adalah orang-orang yang terkemuka,” ujarnya.
Lebih lanjut, Shahril mengatakan, Konsulat Jenderal Malaysia di Medan, berkomitmen menjadi jembatan penghubung bagi pelaku usaha dari kedua negara. Setelah difasilitasi tegasnya, keberhasilan bisnis sepenuhnya berada di tangan para pengusaha.
Ia berharap pertemuan ini dapat melahirkan kerja sama konkret dan berkelanjutan, serta mempererat hubungan persaudaraan antara Malaysia dan Indonesia.
(Info/liputan: Raihan Putri)