Puasa Bagi Penderita Diabetes, Ramadan Tetap Nyaman

  • 19 Feb 2026 20:35 WIB
  •  Medan

RRI.Co.ID, Medan - Sebelum memutuskan untuk berpuasa, penderita diabetes harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan yang menangani. Hal ini sangat penting terutama bagi penderita diabetes tipe 1 atau mereka yang memiliki komplikasi terkait diabetes. Selama masa persiapan, perlu dilakukan pemeriksaan kadar gula darah secara teratur. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula darah kurang dari 60 mg/dl atau lebih dari 300 mg/dl, maka sangat disarankan untuk membatalkan niat berpuasa, demi keselamatan dan kesehatan tubuh. Hal ini disampaikan Dr. Drs. H Syafruddin Ritonga, MPA. ( Ketua Persatuan Diabetes Indonesia ( PERSADA Cabang Medan ) dalam dialog Aspirasi Sumut di Programa 1 LPP RRI Medan FM 94.3 MHz, Rabu ( 18/2/2026 ) pagi.

" Mengenai pola makan selama bulan puasa sebaiknya diatur untuk sahur diusahakan jangan pernah menyia-nyiakan waktu sahur. Pilihlah jenis makanan dengan indeks glikemik rendah dan mengandung karbohidrat kompleks, contohnya nasi merah atau roti gandum. Selain itu, tambahkan juga makanan sumber protein dan serat, agar energi tubuh tetap terjaga dan kadar gula darah bisa stabil sepanjang hari. Hindari konsumsi makanan olahan, yang terlalu manis, maupun yang berlemak tinggi, kemudian waktu berbuka segera setelah waktu yang telah ditentukan tiba. Awalilah dengan takjil yang manis namun ringan, seperti kurma. Setelah itu, konsumsi makanan utama dengan komposisi seimbang, dan usahakan dalam porsi yang kecil serta dikonsumsi secara teratur. “ ungkap Syafruddin.

Sedangkan dr. M. Aron Pase, M. Ked (PD)., SpPD., K-EMD ( Praktisi Kesehatan ) yang juga menjadi narasumber dalam dialog Aspirasi Sumut mengatakan harus memperhatikan kebutuhan cairan tubuh. Minumlah cukup air putih, baik pada saat sahur maupun setelah melaksanakan shalat tarawih. Hindari minuman yang mengandung kafein dan yang terlalu manis, karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi selama berpuasa. Bagi penderita diabetes, berpuasa di bulan Ramadan bisa menjadi tantangan, tapi bukan berarti tidak mungkin. Dengan perencanaan dan konsultasi yang tepat dengan dokter, penderita diabetes bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman.

“ Makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat puasa diantaranya makanan kaya serat seperti sayur, buah, dan gandum, serta karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan roti gandum. Protein sehat seperti ikan, ayam tanpa kulit, dan tahu serta minum air putih yang cukup, “ jelas Aron.

Diakhir dialog narasumber memberikan kesimpulan mengenai pengelolaan obat dan aktivitas fisik. Selalu sesuaikan jadwal minum obat atau penggunaan insulin sesuai dengan panduan dan anjuran dokter. Selain itu, sesuaikan juga jenis dan intensitas aktivitas fisik yang dilakukan – usahakan untuk tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat selama siang hari, agar tidak mempengaruhi stabilitas kadar gula darah dan kondisi tubuh secara keseluruhan. Jangan lupa untuk selalu mendengarkan sinyal tubuh dan segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala yang tidak biasa. ( Red : Asyifah )

Rekomendasi Berita