OJK dan PPUMI Pabar Gelar Program Sicantiks Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah
- 12 Mar 2026 08:55 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya bersama Pemberdaya Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan Sicantiks (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman perempuan terhadap pengelolaan keuangan berbasis syariah.
Program tersebut merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) 2026 yang dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Salafiyah Manokwari, Rabu 11 Maret 2026.
Kegiatan diikuti lebih dari 310 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM perempuan dan ibu rumah tangga di Manokwari. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Budi Rahman, mengatakan literasi keuangan menjadi hal yang sangat penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ia menilai rendahnya pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan sering dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab melalui berbagai tawaran investasi ilegal.
“Di era digital saat ini, masyarakat dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk maraknya fenomena investasi ilegal yang sering dipromosikan melalui praktik flexing kekayaan,” ujar Budi Rahman.
Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak dan memahami berbagai produk serta layanan jasa keuangan yang legal dan diawasi oleh otoritas resmi. Dengan literasi yang baik, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat sekaligus terhindar dari penipuan berkedok investasi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan keluarga sesuai dengan prinsip syariah. Materi yang disampaikan meliputi perencanaan keuangan rumah tangga, pengenalan produk keuangan syariah, hingga pentingnya menabung dan berinvestasi secara aman.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) Wilayah Papua Barat, Prima Aggraeni, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut. Ia menilai peningkatan literasi keuangan syariah sangat penting dalam memperkuat peran perempuan, khususnya dalam mengelola ekonomi keluarga.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, serta membuka akses yang lebih luas bagi perempuan terhadap produk dan layanan keuangan yang aman, legal, dan sesuai prinsip syariah,” kata Prima.
Selain edukasi keuangan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembukaan rekening tabungan emas bagi para peserta. Tercatat sebanyak 250 rekening tabungan emas berhasil dibuka sebagai bagian dari upaya mendorong inklusi keuangan di kalangan perempuan.
Melalui program ini, OJK menegaskan komitmennya untuk terus memperluas literasi dan inklusi keuangan kepada berbagai segmen masyarakat. Program tersebut tidak hanya menyasar pelaku UMKM, tetapi juga pelajar dan kelompok masyarakat lainnya agar semakin memahami layanan jasa keuangan yang aman dan terpercaya.