Kemenag Papua Barat Tinjau Kesiapan Masjid Ramah Pemudik

  • 12 Mar 2026 08:29 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi meluncurkan Program Masjid Ramah Pemudik jelang Idul Fitri 1447 H/2026 M. Program ini bertujuan menghadirkan masjid sebagai ruang pelayanan yang nyaman, aman, dan ramah bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik pada moment Idul Fitri tahun ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba turut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut pada Rabu, 11 Maret 2026.

Menurut Barnabas, masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat. Selain itu, program ini merupakan wujud nyata pelayanan keagamaan kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama.

"Kami hadir untuk memastikan kesiapan mesjid sebagai tempat singgah yang ramah bagi pemudik sekaligus memberikan motivasi kepada pengurus mesjid untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik yang membutuhkan tempat peristirahatan yang aman dan nyaman," ujarnya.

Untuk wilayah kota Sorong, peninjauan dilakukan di Masjid Muhajirin yang berlokasi di KM 12, sedangkan di Kabupaten Sorong peninjauan dilakukan di Masjid Al‑Ikhtiar, SP 1 Tugu Merah. Kedua Masjid tersebut dipersiapkan sebagai lokasi Masjid Ramah Pemudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kesempatan itu, Barnabas Dowansiba juga mengajak keterlibatan dari seluruh pimpinan agama di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya untuk ikut terlibat membantu dan mensukseskan program masjid ramah pemudik tahun 2026.

"Tentu keterlibatan semua umat sangat diperlukan karena ini adalah wujud semangat toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Kita harus tunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi kita untuk saling membantu dan melayani sesama manusia," tambahnya.

Barnabas Dowansiba berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, menumbuhkan rasa persatuan dan kebersamaan, menjadi teladan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sosial sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pelayanan dan kebersamaan umat.

Dalam peninjauan tersebut, Plt. Kakanwil Kemenag Papua Barat, Barnabas Dowansiba turut didampingi oleh Plt. Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Papua Barat, Rofiul Amri, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sorong, Fentje Burdam dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sorong, Muhudar Wailegi, bersama jajaran Seksi Bimas Islam.

Rekomendasi Berita