Gubernur Sulut YSK Pimpin Apel Operasi Ketupat Samrat 2026 di Mapolda Sulut

  • 12 Mar 2026 18:43 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di Lapangan Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, Kamis, 12 Maret 2026. Apel tersebut menjadi bagian dari kesiapan pengamanan menjelang perayaan hari raya keagamaan.

Kegiatan itu turut dihadiri Kapolda Sulawesi Utara Roycke Harry Langie serta Pangdam XIII/Merdeka Mirza Agus. Setelah upacara pembukaan, Gubernur bersama Kapolda dan Pangdam melakukan inspeksi terhadap barisan pasukan yang dilibatkan dalam operasi pengamanan.

Pemeriksaan pasukan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung sebelum pelaksanaan pengamanan hari raya.

Dalam apel tersebut, Gubernur membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan bentuk komitmen bersama antara Polri, TNI, serta berbagai pihak terkait untuk menjamin keamanan masyarakat.

“Polri bersama instansi terkait berkomitmen menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, baik yang menjalankan ibadah puasa, merayakan Idul Fitri, maupun umat Hindu yang melaksanakan Catur Brata Penyepian,” ujar Gubernur saat membacakan sambutan Kapolri.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa pengamanan tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri berlangsung dalam waktu yang berdekatan.

Selain pengamanan kegiatan keagamaan, perhatian khusus juga diberikan pada potensi lonjakan arus mudik. Aparat diminta menyiapkan langkah antisipatif, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas di sejumlah jalur yang diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan.

Kapolri melalui amanatnya juga mengingatkan petugas di lapangan agar memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama masa mudik sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Apel gelar pasukan ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan unsur pengamanan lainnya sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.

Rekomendasi Berita