Pemuda Talaud Kutuk Penganiayaan yang Dilakukan Oknum TNI-AL
- 25 Jan 2026 12:54 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Talaud- Tokoh pemuda Kabupaten Kepulauan Talaud Adv. Nofrian Maariwuth, SH., S.IP mengutuk keras aksi tidak terpuji yang dilakukan oknum anggota TNI Angkatan Laut di Melonguane yang menganiaya warga setempat.
Menurutnya kejadian pemukulan ini pernah terjadi sebelumnya. Hal ini sudah sangat meresahkan tradisi dan adat istiadat di Talaud. Tidaklah mungkin tidak ada persoalan sampai maysarakat sudah turun seperti ini apalagi di pimpin oleh kepala suku dari sala satu korban dan kepala Suku kampung Ratu Banua dan Ratu Tampa ini berarti sudah dalam keadaan darurat dan sudah sangat menyakit hati masyarakat dan melanggar adat di wilayah tersebut.
Ini menjadi Preseden buruk terhadap institusi untuk berbenah di kemudian hari-hari mendatang. Agar institusi TNI angkatan Laut di Melonguane berbenah dari sisi humanis dan kebersamaan dengan Rakyat Talaud.
Sebelumnya juga memang banyak mengeluhkan terkait kebiasaan TNI AL kalau bawah mobil dan bawah motor trail cepat dan laju di tengah kampung juga pemasangan tali seperti otot orang dewasa di tengah jalan depan mako Lanal melonguane. Ada dua tali masing-masing di ujung kantor dan dua tali di tengah kantor Mako Lanal Melonguane.
"Harapan kami sebagai Masyarakat Talaud sudahilah anggota Lanal Melonguane mabuk-mabukkan di dermaga dan di kapal dan jika ada persoalan seperti terjadi baru-baru selesaikan tanpa saling menyakiti apalagi melakukan kekerasan. Karna kami lunya harapan TNI angkatan Laut melonguane menjaga dan melindungi rakyat Talaud, menjaga kedaulatan NKRI paling utara ini,"ungkapnya.
Secara hukum, agar mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk lima oknum pelaku yang melakukan pemukulan terhadap Rakyat sipil di hukum sesuai perbuatan dan aturab berlaku, bahkan jika perlu prosesnya harus transparan dan terbuka kepada kamk Rakyat Talaud terlebih korban kekerasan yang dinaksudkan
Diapun menyampaikan terimakasi kepada Komandan Lanal Melonguane mengambil tindakan cepat dan tegas kepada semua pelaku yang saat ini sudah ditahan.