Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia Diperingati Setiap 23 April

  • 23 Apr 2025 09:13 WIB
  •  Mamuju

KBRN, Mamuju: Setiap tanggal 23 April, dunia memperingati Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia. Momen ini diprakarsai oleh UNESCO untuk mendorong budaya membaca, menerbitkan karya, serta melindungi hak cipta para penulis.

Dilansir dari National Today, ide awal perayaan ini berasal dari Vicente Clavel Andres, seorang penulis asal Spanyol. Pada tahun 1922, ia mengusulkan hari khusus untuk menghormati Miguel de Cervantes, penulis besar asal Spanyol.

Awalnya, Hari Buku ditetapkan pada 7 Oktober, yang diyakini sebagai tanggal lahir Cervantes. Perayaan pertama berlangsung tahun 1926. Namun pada 1930, Raja Alfonso XIII mengubahnya menjadi 23 April, bertepatan dengan hari wafatnya Cervantes.

Tanggal 23 April juga memiliki makna mendalam di Catalonia, Spanyol. Hari tersebut diperingati sebagai hari Santo Jordi, pelindung wilayah Catalonia. Warga setempat punya kebiasaan unik: bertukar buku dan bunga mawar sebagai simbol cinta dan penghargaan terhadap literasi.

Rekomendasi Berita