Penerbangan Perdana, Malinau Luncurkan Program SOA
- 20 Feb 2026 10:48 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Program subsidi ongkos angkut (SOA) 2026 resmi diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau.
Penerbangan perdana program tersebut dengan tujuan Long Ampung, Kecamatan Kayan Selatan, wilayah Apau Kayan. Sebanyak 11 penumpang diberangkatkan dari Bandara R.A. Bessing, Jumat (20/2/2026).
Program subsidi tahun ini bekerja sama dengan maskapai Susi Air yang akan mengoperasikan penerbangan ke enam wilayah secara terjadwal.
Frekuensi penerbangan disesuaikan kebutuhan, mulai dua hingga empat kali dalam sepekan.
Wakil Bupati Malinau, Jakaria, mengatakan penerbangan ini menjadi langkah awal pelaksanaan program pemerintah daerah membuka akses transportasi masyarakat pedalaman maupun perbatasan. “Hari ini kita melakukan pelepasan perdana bagi penumpang penerima subsidi ongkos angkut orang ke Mahak sebanyak 11 penumpang. Ini penerbangan perdana yang dilayani manajemen Susi Air,” ujarnya.
Ia menjelaskan pihaknya telah melakukan komunikasi intensif dengan Susi Air guna memastikan kesiapan layanan. Kerja sama ini tidak hanya terbatas pada subsidi ongkos angkut, tetapi juga membuka peluang dukungan transportasi udara lainnya di masa mendatang.
“Kami sudah berdiskusi dengan pihak Susi Air agar pelaksanaan program pemerintah di Kabupaten Malinau dapat berjalan lancar, termasuk kemungkinan peran lebih luas dalam membantu transportasi udara masyarakat,” jelas Jakaria.
Penerbangan juga direncanakan menjangkau sejumlah wilayah lain, termasuk Long Pala. Pemkab Malinau menargetkan seluruh masyarakat di kawasan perbatasan dan pedalaman dapat terlayani secara bertahap.
Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Malinau yang lebih dari 90 persen berada di kawasan hutan menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan akses darat. Transportasi sungai dan udara menjadi pilihan utama untuk menjangkau wilayah perbatasan.
“Pemerintah memberikan SOA orang maupun barang sebagai upaya memudahkan masyarakat menikmati pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan. Bukan karena ingin mengajarkan masyarakat untuk selalu menerima subsidi, tapi ini satu-satunya jalan,” bebernya.
Jakaria mengungkapkan SOA juga bertujuan menekan biaya hidup masyarakat di perbatasan yang selama ini bergantung pada akses dari negara tetangga karena faktor jarak dan kemudahan distribusi. Pemkab Malinau berharap akses transportasi semakin terbuka dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat pedalaman dapat lebih terjangkau dengan peluncuran SOA udara. (Ading/sti)