Cuaca Ekstrem, Camping Ground Ranu Regulo Ditutup

  • 08 Mar 2026 21:12 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Aktivitas wisata di kawasan Camping Ground Ranu Regulo yang berada di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) resmi ditutup sementara mulai 8 Maret 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan. Penutupan ini dilakukan menyusul potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur sepanjang Maret 2026.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah mencermati kondisi cuaca serta mempertimbangkan peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Ia menyebut, cuaca ekstrem dipicu beberapa faktor atmosfer, antara lain aktifnya Monsun Asia, gangguan atmosfer seperti MJO dan Equatorial Rossby, suhu muka laut yang hangat di Selat Madura, serta kondisi atmosfer Jawa Timur yang labil.

“Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung,” kata Rudijanta dalam pengumuman resmi yang dikeluarkan di Malang, Minggu (8/3/2026).

Potensi bencana yang diwaspadai meliputi hujan dengan intensitas tinggi, tanah longsor, pohon tumbang, hingga angin kencang yang dapat membahayakan wisatawan yang berkemah di kawasan Ranu Regulo.

Bagi pengunjung yang telah membeli tiket melalui situs resmi TNBTS untuk periode 8–31 Maret 2026, pihak pengelola menyediakan opsi penjadwalan ulang kunjungan.

“Mekanisme reschedule akan disampaikan setelah ada kepastian objek wisata kembali dibuka,” ujar Rudijanta.

Pengumuman ini juga ditujukan kepada masyarakat, pelaku jasa wisata, serta para pengunjung agar mematuhi kebijakan tersebut demi keselamatan bersama di kawasan wisata alam lereng Gunung Semeru.

Rekomendasi Berita