PP Muhammadiyah Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

  • 16 Okt 2025 12:54 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. mengingatkan pentingnya membangun sikap saling menghargai, introspeksi, dan menjaga batas dalam berekspresi di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ini diungkapkan Haedar di sela menghadiri rakernas forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (16/10/2025). Hal ini menanggapi kasus konten tayangan televisi yang mengkritisi pondok pesantrean dan kyai.

Menurut Haedar, kehidupan demokrasi tidak hanya tentang kebebasan berbicara, tetapi juga tentang tanggung jawab moral untuk menjaga ketertiban dan harmoni sosial.

“Kita perlu belajar untuk saling menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. Berbangsa dan bernegara itu tidak bisa sekadar berekspresi tanpa batas. Semua ada tanggung jawabnya,” tegasnya.

Haedar menekankan bahwa lembaga-lembaga kemasyarakatan dan keagamaan juga harus terus meningkatkan kualitas dan kredibilitas agar memperoleh kepercayaan masyarakat. Dengan begitu, lembaga-lembaga tersebut dapat memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

“Kalau ada masalah, selesaikan dengan cara yang baik, sesuai karakter masyarakat Indonesia yang menjunjung nilai damai dan kebersamaan. Justru toleransi dan persatuan diuji di saat-saat seperti ini,” tambahnya.

Ia juga menyoroti peran media sosial dalam menjaga ketenangan publik. Menurutnya, media sosial seharusnya menjadi sarana edukasi dan penyebaran nilai positif, bukan tempat saling menjatuhkan.

“Kami berharap media sosial bisa menjadi ruang yang melindungi, bukan memperkeruh suasana. Jangan sampai kolamnya keruh, ikannya tidak dapat,” ungkap Haedar Nashir.

Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin, kedewasaan, dan semangat memperbaiki diri.

“Masalah selalu ada dalam kehidupan berbangsa. Yang penting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan dewasa dan penuh kualitas moral,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita