Ini Sejarah Hari Hak Konsumen Sedunia Setiap 15 Maret
- 12 Mar 2025 14:33 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Setiap tahun tanggal 15 Maret gerakan konsumen global dan pemangku kepetingan berpengaruh bersama merayakan World Consumer Rights Day atau Hari Hak Konsumen Sedunia. Peringatan tahunan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan hak-hak konsumen, perlindungan, dan pemberdayaan di seluruh dunia yang dikoordinasikan dengan organisasi internasional, pemerintah, bisnis, dan masyarakat sipil. Perayaan ini merupakan kesempatan untuk menuntut supaya hak-hak semua konsumen dihormati dan dilindungi serta untuk memprotes peyalahgunaan pasar dan ketidakadilan sosial yang melemahkan hak konsumen.
Banyak konsumen yang belum menyadari bahwa setiap orang yang membeli barang dan jasa, berhak memperoleh informasi tentang kualitas, kemurnian, harga, dan standar produk tersebut sehingga konsumen memiliki semua informasi yang diperlukan sehingga dapat membuat keputusan yang tepat. Dengan diadakannya Hari Hak Konsumen Sedunia, diharapkan setiap orang bisa menyadari haknya untuk menuntut perlindungan dan aman dari aktivitas penipuan di pasar. Di Indonesia sendiri hak konsumen sudah ada dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, tentang Perlindungan Konsumen Republik Indonesia.
Dikutip dari laman National Today, Hari Hak Konsumen Sedunia sudah dirayakan sejak tahun 1983. Berawal dari momentum pidato Presiden Amerika Serikat (AS) John Fitzgerald Kennedy dalam Kongres AS pada 15 Maret 1962. Dalam pidatonya, dia mengemukakan empat hak konsumen yang mendasar yakni hak atas keselamatan, mendapat informasi, memilih, dan untuk didengarkan. Sejak saat itu, Hari Hak Konsumen Sedunia dirayakan setiap tahun dengan tema tertentu yang berubah oleh federasi organisasi konsumen dunia yakni Consumer International.
Dilansir situs Consumers International, Hari Hak Konsumen Sedunia 2025 kali ini mengusung tema "A just transition to sustainable lifestyles” atau dapat diartikan sebagai "transisi yang adil menuju gaya hidup yang berkelanjutan". Tiap harinya miliaran konsumen membuat pilihan yang berdampak pada masa depan planet, akan tetapi sering kali pilihan yang bersifat berkelanjutan sering kali berada di luar jangkauan. Tahun 2025 ini konsumen di seluruh dunia diajak untuk bersatu menuju transisi yang adi dan gaya hidup yang berkelanjutan. Tema ini mencerminkan kebutuhan mendesak untuk menyediakan akses yang terjangkau bagi semua konsumen yang ingin memilih pilihan gaya hidup berkelanjutan dan sehat demi masa depan planet yang lestari sekaligus memastikan bahwa transisi ini menegakkan hak dan kebutuhan dasar masyarakat.