Hari Konvensi CITES, Perlindungan Satwa dan Tumbuhan Liar yang Terancam Punah

  • 05 Mar 2025 14:33 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Setiap tanggal 6 Maret dunia internasional memperingati Hari Konvensi CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) atau dapat diterjemahkan sebagai Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Fauna dan Flora Liar yang Terancam Punah. CITES adalah perjanjian antar pemerintah secara global yang bertujuan untuk memastikan perdagangan internasional tumbuhan dan hewan liar bersifat legal, dapat dilacak, dan berkelanjutan secara biologis. Hal ini dilakukan untuk melindungi satwa dan tumbuhan liar yang terancam punah karena perdagangan internasional yang meluas. Peringatan ini ditetapkan oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature) tahun 1963 dan telah disetujui oleh 80 negara.

Perdagangan satwa liar merupakan industri yang bernilai tinggi yang melibatkan ratusan juta tumbuhan dan hewan serta produk-produknya. Untuk mempertahankan tetap berjalannya perdagangan sambil memastikan bahwa perdagangan tersebut tidak mengancam kelangsungan hidup flora dan fauna di alam liar, CITES memerikan kerangka kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengaturnya.

Pertemuan Konferensi yang ke-20 CITES CoP20 akan digelar di Samarkand, Uzbekistan pada 24 November hingga 05 Desember 2025. Berdasarkan situs resmi CITES di cites.org, perjanjian ini menjadi tonggak penting dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati. Dengan adanya Hari Konvensi CITES, diharapkan menjadi pendorong bagi masyarakat global untuk lebih aktif melibatkan diri dalam upaya perlindungan spesies satwa dan tumbuhan liar, terutama yang berada di ambang kepunahan.

Perlindungan terhadap spesies yang terancam punah tidak hanya bertujuan untuk mempertahankan keberagaman hayati tetapi juga untuk menjaga keseimbangan ekosistem global dalam mewujudkan dunia yang berkelanjutan dan lingkungan yang sehat. Semoga peringatan Hari Konvensi CITES dapat menginspirasi banyak orang untuk melakukan tindakan nyata dalam melindungi satwa dan tumbuhan liar sehingga keseimbangan kehidupan di bumi dapat terus terjaga.

Rekomendasi Berita