Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 250 kg Pupuk Subsidi
- 26 Feb 2026 16:27 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Sektor Barat dari Yonarhanud 2 Kostrad kembali menggagalkan upaya penyelundupan pupuk subsidi di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste.
Penggagalan dilakukan oleh personel Pos Napan Bawah saat melaksanakan operasi pengintaian (ambush) di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Rabu (25/2/2026). Operasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Pos Napan dan Satgas Citarum BAIS TNI.D
Dalam penyisiran yang dilakukan pada malam hari di jalur rawan perbatasan, petugas mendeteksi dua orang tak dikenal (OTK) yang diduga hendak membawa pupuk subsidi menuju wilayah Timor Leste melalui jalur tidak resmi. Dari lokasi, aparat mengamankan lima karung pupuk subsidi dengan total berat sekitar 250 kilogram.
Komandan Pos (Danpos) Napan, Letda Arh Sulthan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap aktivitas ilegal di wilayah perbatasan, khususnya penyelundupan barang bersubsidi.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas ilegal di sepanjang perbatasan, terutama penyelundupan barang-barang yang disubsidi negara. Penggagalan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan ekonomi di wilayah perbatasan,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat dalam memperketat pengawasan di jalur-jalur tidak resmi. Patroli rutin dan operasi terpadu akan terus ditingkatkan guna memastikan distribusi barang bersubsidi tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal yang dapat merugikan negara serta mengganggu stabilitas ekonomi di wilayah perbatasan.