Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying Kebutuhan Pokok

  • 12 Mar 2026 22:11 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Menjelang hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional meminta kepada masyarakat untuk tidak panic buying terkait dengan kebutuhan pokok, khusus di Sulawesi Selatan semua masih terkendali, hal ini diungkapkan Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, Badan Pangan Nasional, Brigjen Pol Hermawan, Rabu, 11 Maret 2026 di Kantor TVRI Sulsel.

Hermawan menjelaskan telah melakukan pengecekan di Bulog , semua tersedia ada beras, minyak goreng, gula serta produk lainnya sehingga tidak perlu ada kepanikan di masyarakat, "Jadi tidak perlu panik-panik, Ketersediaan dan harga sampai saat ini kami jaga, jangan sampai ada kenaikan harga tidak sesuai dengan harga acuan pemerintah," katanya.

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan secara keseluruhan di Indonesia tidak boleh para pedagang menaikan harga dengan tidak wajar, untuk itu, pemerintah hadir bersama -sama melaksanakan kebijakan tersebut, memastikan harga di lapangan itu tidak naik dengan harga yang tidak wajar. "Sulawesi Selatan memiliki peran yang sangat penting dalam sistem pangan nasional, dimana provinsi ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama Indonesia, khususnya Indonesia bagian timur, oleh karena itu stabilitas produksi, distribusi harga pangan serta keamanan pangan dan mutu pangan juga memberikan dampak yang luas bagi daerah lainnya. Di Sulsel produksinya hampir rata-rata dinikmati oleh provinsi lain seperti Sulawesi Tenggara, Kalimantan Utara , Sulawesi Tengah, bahkan sampai Gorontalo, " Jelas Hermawan.

Lebih jauh, ia menambahkan jika disini tidak terjaga maka otomatis daerah lain pasti bermasalah, untuk itu melalui GPM ini masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas pangan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, cabai, telur, bawang merah dan bawang putih serta komoditas pangan lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dibanding dengan harga pasar lainnya. “Kegiatan ini bukan hanya membantu masyarakat tetapi juga memperkuar rantai distribusi pangan yang lebih efisien serta mempertemukan secara langsung antara produsen, distributor, dan konsumen akhir,” papaprnya

Hal senada juga diungkapkan Wakil Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Sulselbar Karmila Hasmin Marunta, jika masyarakat tidak perlu panic buying terhadap ketersediaan beras, minyak gorenga minyakita dan gula pasir semua dalam kondisi tersedia, dan melalui GPM stoknya akan terus diperbaharui terutama ketika terjadi peningkatan permintaan, menjelang hari raya idul fitri.

“Stok yang ada di Kanwil Bulog Sulawesi Selatan saat ini sebanyak 528 ribu ton, dan ini cukup sampai dengan 2 tahun ke depan sehingga sesuai dengan arahan Direktur dari Badan Pangan Nasional tidak perlu panik baik menjelang hari raya Idul Fitri dan masyarakat pun masih bisa dengan tenang mendapatkan komoditi-komoditi pangan dengan adanya kegiatan gerakan pangan murah,” ujarnya.

Rekomendasi Berita