Hari Kelima Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Bilareng Masih Nihil
- 09 Mar 2026 13:48 WIB
- Makassar
RRI CO. ID, Gowa - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian seorang warga yang diduga tenggelam di Sungai Bilareng, Dusun Lemoa, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin, 9 Maret 2026. Operasi pencarian tersebut telah memasuki hari kelima sejak korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Korban diketahui bernama Dg Patiha (70), seorang perempuan warga Dusun Lemoa. Ia dilaporkan hilang setelah tidak kembali ke rumah usai pergi ke sawah. Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, korban terakhir terlihat pada Rabu (4/3) sekitar pukul 07.00 WITA saat berangkat menuju sawah.
Namun hingga sore hari sekitar pukul 15.00 WITA, korban tidak kunjung kembali sehingga keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian di sekitar lokasi. Saat melakukan penyisiran di area persawahan, warga menemukan barang milik korban di tepi Sungai Bilareng.
Pada saat itu kondisi debit air sungai dilaporkan meningkat akibat hujan sehingga korban diduga terseret arus. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan tim SAR gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan membagi area operasi menjadi beberapa sektor.
“Memasuki hari kelima operasi SAR, tim gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan membagi empat Search and Rescue Unit (SRU). Masing-masing tim melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Bilareng baik melalui penyelaman maupun penyisiran darat di sisi kiri dan kanan sungai,” ujar Arif.
Ia menjelaskan, SRU 1 melakukan penyelaman di sejumlah titik yang dicurigai di Sungai Bilareng. Sementara SRU 2 melakukan penyisiran berjalan kaki dari lokasi kejadian sejauh tiga kilometer menuju Air Terjun Bantimurung.
Kemudian SRU 3 melanjutkan penyisiran dari Air Terjun Bantimurung sejauh empat kilometer hingga Jembatan Datara, sedangkan SRU 4 melakukan pencarian dari Jembatan Datara sejauh tiga kilometer menuju Dusun Bangkeng Tabbing.
Arif menambahkan, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Makassar, BPBD Gowa, MRB, FPL Lompobattang, TNI dari Koramil setempat, Polsek Bongaya, relawan mahasiswa Unhas dan UNM, serta masyarakat sekitar. Ia berharap korban dapat segera ditemukan.