Cerita Zulkifli Hasan Lihat Menu Makanan MBG Siswa
- 07 Feb 2026 15:49 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan berbagi cerita, usai mengunjungi sejumlah tempat memastikan program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terlaksana dengan baik di Sulawesi Selatan. Ia menilai menu makanan yang disajikan buat para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk MBG mengikuti selera anak zaman sekarang,
Hal ini diungkapkan Zulkifli Hasan, usai berbagi dengan para driver ojek online, di Baruga Lappo Asse, Jumat, 6 Februari 2026. Menurutnya, kunjungannya kali ini memastikan semua program prioritas terlaksana dengan baik, diantaranya untuk Makan Bergizi Gratis, peninjauan dilakukan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kab. Gowa, yaitu SPPG Somba Opu Tombolo 2 didampingi oleh Kepala SPPG Faisal.
Menurutnya, kedatangannya untuk turut memantau pelaksanaan MBG dan memastikan SPPG aman,termasuk penerima manfaat, “Kami turut memantau kondisi SPPG , masaknya sesuai dengan gizi aman kemudian penerima manfaat, dimana tadi itu yang kami lihat langsung anak-anak SMA” ungkapnya
Hal ini menurut Zulkifli Hasan setelah melihat langsung menu yang ditampilkan tadi makannya ada yang pakai spaghetti dan chilken teriyaki,”Anak-anak SMA sekarang keren. tadi makannya ada yang pakai spaghetti saya dulu tidak tahu spaghetti, terus tadi dapur satu lagi masaknya chicken teriyaki, wah udah keren-keren sekarang ya sesuai dengan selera anak-anak. dipastikan itu harus bagus,” terangnya . Ia menambahkan tahun ini, pemerintan memastikan swasembada protein, program kampung nelayan, bioflok semua harus berjalan dengan baik.
Seperti diketahui, untuk SPPG yang kunjungi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di SPPG Somba Opu melayani 2.817 penerima manfaat, terdiri dari 2.620 siswa serta 197 Tenaga Pendidik. SPPG Somba Opu Tombolo 2 (beroperasi sejak 08 Desember 2025) didukung 50 tenaga (47 relawan, 1 Ka. SPPG, 1 ahli gizi, dan 1 akuntan) dan melayani 2.817 penerima manfaat yang tersebar di 9 sekolah.