Ekonomi Tumbuh 5,39 Persen, Munafri: Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan Makassar
- 22 Feb 2026 18:30 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan Kota Makassar yang berkelanjutan. Penegasan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan Tudang Sipulung Bosowa yang dirangkaikan dengan buka puasa dan salat tarawih bersama di Gedung Balai 45 Kampus Universitas Bosowa, Minggu, 22 Februari 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pendiri Bosowa Group, HM Aksa Mahmud, Ketua Yayasan Aksa Mahmud Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Kota Makassar, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar. Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-53 kepada Bosowa Group atas nama Pemerintah Kota Makassar.
Ia juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Bosowa, mengingat dirinya pernah menjadi bagian dari korporasi tersebut sebelum mengemban amanah sebagai Wali Kota Makassar. “Beberapa tahun lalu saya pernah diberi kepercayaan memimpin sejumlah unit usaha di Bosowa. Dari sana saya banyak belajar tentang manajemen, kepemimpinan, dan nilai-nilai kerja yang kini kami terapkan dalam tata kelola pemerintahan,” ujarnya.
Munafri menyampaikan bahwa dua hari sebelumnya dirinya bersama Wakil Wali Kota Makassar telah genap satu tahun menjalankan amanah kepemimpinan. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai program pembangunan telah dijalankan, meskipun ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan.
“Kota ini harus dibangun secara kolaboratif, bersinergi, dan dalam semangat kebersamaan,” katanya.
Ia menekankan peran dunia usaha sebagai salah satu pilar penting pembangunan daerah. Menurutnya, kehadiran korporasi besar seperti Bosowa memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Makassar.
Munafri memaparkan, pertumbuhan ekonomi Kota Makassar tahun 2025 tercatat sebesar 5,39 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional maupun Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, tingkat inflasi berhasil dijaga di bawah 2,5 persen.
Capaian tersebut, lanjutnya, mencerminkan bahwa proses kolaborasi yang dibangun selama setahun terakhir berjalan dengan baik dan mampu menghadirkan indikator ekonomi yang positif. Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, Munafri menegaskan arah kebijakan Pemerintah Kota Makassar akan bergeser dari sekadar penerapan good governance menuju impactful governance.
“Pemerintahan yang baik tidak cukup hanya tertib secara administrasi, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Munafri kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha dan perguruan tinggi, menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bosowa Group dalam mendukung pembangunan Kota Makassar, termasuk melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kehadiran Bosowa bukan hanya menjadi kebanggaan Makassar, tetapi juga telah tumbuh sebagai korporasi besar berskala nasional yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tutupnya.