Hujan Guyur Makassar, Satgas Drainase Bergerak Cepat Tangani Genangan
- 22 Feb 2026 18:15 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Hujan deras yang mengguyur Makassar, Sabtu 21 Februarai 2026 malam, menyebabkan genangan air di sejumlah titik, termasuk di ruas Jalan A.P. Pettarani. Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar bergerak cepat menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) Drainase untuk melakukan penanganan langsung di lapangan.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menjelaskan sebanyak 40 personel Satgas Drainase diturunkan untuk menangani genangan di kawasan Jalan A.P. Pettarani. Puluhan personel tersebut dibagi ke dalam dua kelompok kerja agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal dan terfokus.
“Total ada 40 personel yang kami turunkan, terbagi dalam dua kelompok. Masing-masing kelompok bergerak menyisir saluran drainase dan titik-titik genangan,” ujarnya.
Hujan yang berlangsung sejak siang hingga malam hari kembali menguji ketahanan sejumlah titik rawan genangan di Kota Makassar. Di beberapa ruas jalan utama, air sempat meluap hingga mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga. Salah satu lokasi terdampak berada di belokan menuju Jalan Yusuf Daeng Ngawing, tepatnya di sekitar kampus Universitas Negeri Makassar.
Menindaklanjuti arahan cepat Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, jajaran Dinas PU langsung bergerak ke lokasi. Tanpa menunggu genangan semakin tinggi, Satgas Drainase diterjunkan untuk melakukan penanganan darurat di tengah guyuran hujan.
Petugas membersihkan saluran drainase dari tumpukan sampah dan sedimen yang menyumbat aliran air. Dengan membuka penutup selokan, mengangkat endapan lumpur, serta memastikan tidak ada hambatan di dalam saluran, aliran air kembali diarahkan menuju saluran pembuangan utama.
Zuhaelsi menjelaskan, Kelompok I melakukan pembersihan dari Jalan Yusuf Daeng Ngawing hingga depan kampus Universitas Negeri Makassar di ruas Jalan A.P. Pettarani. Sementara Kelompok II menyisir area dari perempatan Jalan A.P. Pettarani dan Jalan Andi Djemma hingga ke pintu air Landak Baru.
“Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan tumpukan sampah dan sedimentasi yang menghambat aliran air. Pembersihan dilakukan dengan mengangkat sampah, mengurai lumpur, serta membuka tali-tali air yang tersumbat agar aliran kembali lancar,” tuturnya.
Langkah cepat tersebut membuahkan hasil. Genangan air di Jalan A.P. Pettarani dilaporkan mulai berangsur surut dan kondisi jalan kembali dapat dilalui kendaraan.
Meski Jalan A.P. Pettarani merupakan ruas jalan nasional yang berada di bawah kewenangan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional, Dinas PU Kota Makassar tetap mengambil langkah responsif demi kepentingan masyarakat.
“Kami memahami bahwa ini jalan nasional, namun dampaknya langsung dirasakan warga Kota Makassar. Karena itu kami tetap turun melakukan pembersihan agar genangan cepat tertangani,” jelas Zuhaelsi.
Respons sigap ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memastikan penanganan genangan dilakukan secara cepat, kolaboratif, dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan masyarakat, khususnya saat intensitas hujan tinggi melanda kota.