TPID Ponorogo Gelar Gerakan Pangan Murah Jepang Idul Fitri
- 13 Mar 2026 17:11 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ponorogo - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Ponorogo menggelar gerakan pangan murah (GPM) ramadhan berkah bersubsidi. GPM berlangsung di depan gedung Pemkab Ponorogo, Jum'at (13/3/2026).
Masyarakat pun rela mengantre demi berburu sembako murah. Emi Arifah warga Siman mengaku sengaja datang untuk membeli kebutuhan pokok karena harganya lebih murah dibanding di pasaran.
"Bawang merah, bawang putih dan telur. Lebih murah disini, kemarin saya beli telur Rp29 ribu, ini tadi Rp27 ribu per kg. Ya lumayan antre. Lalu bawang merah kemarin beli di atas Rp35 ribu per kg, ini tadi Rp26 ribu per kg," katanya.
Sementara itu Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Ponorogo Rizky Wahyu Nugroho mengungkapkan, GPM itu digelar sebagai upaya pemerintah daerah menyediakan bahan pangan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. Harganya pun dijamin murah.
"Harapannya masyarakat bisa mendapatkan barang pokok dengan harga rendah sehingga membantu ekonomi masyarakat. Jadi ada komoditas yang disubsidi oleh pemda melalui teman-teman Disperdagkum, ada juga yang tidak bersubsidi tapi kita mengupayakan harganya di bawah harga pasar, " ungkapnya.
Adapun sejumlah komoditas yang dijual dalam GPM ramadhan berkah di antaranya beras SPHP dijual Rp57.500 kemasan 5 kg. Gula pasir kemasan premium Rp14.500 per kg, minyakita Rp15.500 per liter.
Berikutnya bawang merah dan putih Rp26 ribu per kg, telur ayam Rp26 ribu per kg serta daging ayam dan sapi. Adapun syarat pembeliannya wajib membawa fotokopi KTP.