Warga Kota Madiun Diimbau Waspadai Penularan Campak saat Libur Lebaran
- 11 Mar 2026 11:53 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Menjelang Lebaran yang identik dengan meningkatnya mobilitas dan pertemuan antaranggota keluarga, masyarakat diimbau lebih waspada terhadap penularan penyakit menular, termasuk campak.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, campak merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dan sangat mudah menular. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin atau belum pernah mengalami campak juga berisiko tertular.
Campak dapat menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan apabila tidak ditangani dengan baik, seperti diare, radang paru, hingga peradangan pada otak. Penularannya terjadi melalui droplet atau percikan cairan dari saluran pernapasan, misalnya saat penderita batuk atau bersin.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, menyampaikan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan diri serta membatasi kontak dengan kelompok rentan, terutama bayi.
"Yang jelas masyarakat perlu menjaga kebersihan diri atau personal hygiene, terutama saat berinteraksi dengan bayi. Sebaiknya tidak sembarangan memegang bayi, karena sistem kekebalan tubuh bayi masih sangat rentan,” ujarnya, Rabu 11 Maret 2026.
Selain itu, dr. Denik mengimbau masyarakat yang sedang dalam kondisi sakit untuk menahan diri tidak melakukan aktivitas sosial terlebih dahulu atau menggunakan masker agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain.
Dengan menjaga kebersihan diri serta membatasi interaksi saat sakit, masyarakat diharapkan dapat mengurangi risiko penularan penyakit menular selama periode libur Lebaran.