Kemensos Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Melalui DTSEN
- 02 Feb 2026 14:19 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Pacitan - Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Kementerian Sosial RI, Joko Widiarto berharap, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) mampu menutup celah ketidaksesuaian target sasaran program pembangunan dan pemberdayaan dari pemerintah. Salah satu program tersebut adalah bantuan sosial (bansos).
Joko menyampaikan, DTSEN diupayakan dapat dimutakhirkan setiap tiga bulan sekali. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Sosial, menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis pengelolaan DTSEN pada hari Kamis, 29 Januari 2026, untuk kepala desa, operator desa, dan para camat se-Kabupaten Pacitan.
“DTSEN ini, ‘kan, memang sesuatu yang baru, yang mana datanya itu terus-menerus dimutakhirkan. Karena memang tidak ada data yang 100% akurat,” jelasnya. Joko berpendapat, data adalah sesuatu hal yang dinamis.
“Setiap hari ada yang lahir, setiap hari ada yang meninggal, setiap hari ada yang naik kelas. Ada yang mungkin baru mendapatkan pekerjaan yang bagus, sehingga naik kelas. Ada yang mungkin baru di-PHK atau ada yang mungkin pencari nafkah itu meninggal sehingga bisa turun tingkat kesejahteraannya,” tambah Joko.
Ia juga mengatakan, dengan adanya DTSEN, masyarakat telah dikelompokkan dari desil 1 untuk warga paling miskin hingga desil 10, untuk warga paling sejahtera. Pengelompokkan tersebut berguna untuk memastikan penerima bantuan sosial, sesuai dengan tingkat kesejahteraan warga, yaitu desil 1 sampai 4.
“Jadi, nggak bisa usul sembarangan untuk mendapatkan bansos. Yang bisa diusulkan hanya yang benar-benar warga miskin,” imbuh Joko.