Revitalisasi (PAUD, SD, SMP, SMA) Sektor Prioritas Nasional

  • 31 Okt 2025 15:55 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan revitalisasi satuan pendidikan sebagai salah satu program prioritas nasional tahun 2024–2025. Fokus utama kebijakan ini adalah memperbaiki sarana dan prasarana di sekolah, terutama di wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal) serta meningkatkan layanan pendidikan yang aman, inklusif dan ramah anak.

Program revitalisasi ini menyentuh semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA, dengan tujuan menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendorong tumbuhnya kreativitas anak. Upaya ini meliputi perbaikan ruang kelas, pembangunan sanitasi layak, penyediaan air bersih, akses internet hingga ruang terbuka hijau untuk pembelajaran luar kelas.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah menjelaskan bahwa revitalisasi fisik sekolah harus berjalan beriringan dengan revitalisasi kurikulum dan kompetensi guru. “Sekolah bukan hanya bangunan, tetapi tempat di mana karakter, nilai dan kecakapan anak dibentuk. Karena itu, infrastruktur yang baik harus didukung oleh pembelajaran yang bermakna.

Selain menggunakan dana APBN, pemerintah juga menggandeng pemerintah daerah dan sektor swasta melalui skema kolaborasi pendidikan. Misalnya, perusahaan dan BUMN didorong untuk berpartisipasi dalam program CSR pendidikan, seperti pembangunan laboratorium mini, taman baca dan ruang digital interaktif bagi siswa sekolah dasar.

Revitalisasi ini juga mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan dengan penggunaan material ramah lingkungan dan desain bangunan yang hemat energi. Sekolah-sekolah penerima program diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan belajar dan masyarakat (community learning center) yang melibatkan peran aktif guru, orang tua dan warga sekitar.

Kemendikdasmen menargetkan hingga akhir tahun 2025 terdapat lebih dari 20 ribu satuan pendidikan yang akan tersentuh program revitalisasi. Melalui langkah ini, pemerintah berharap kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah dapat berkurang dan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk belajar di lingkungan yang aman dan berkualitas. Sumber: DIt. SD Kemendikdasmen

Rekomendasi Berita