Pembangunan Huntap Korban Banjir Kuala Cangkoy Terus Dipacu
- 11 Mar 2026 15:20 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Aktivitas pembangunan Hunian Tetap bagi warga terdampak bencana banjir di Desa Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Sejak pagi hingga menjelang sore, para pekerja tampak sibuk menyelesaikan berbagai tahapan pembangunan, menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menantikan tempat tinggal yang layak setelah musibah banjir melanda. Selasa 10 Maret 2026.
Di lokasi pembangunan, pengerjaan pondasi dan lantai rumah dikerjakan oleh sekitar 50 orang tukang. Pengecoran pondasi atau slop bawah saat ini telah selesai dikerjakan. Selain itu, pembangunan sumur cincin juga telah mencapai kemajuan dengan sebanyak 104 cincin sumur sudah terpasang dan kini telah mengeluarkan air, yang nantinya akan menjadi sumber kebutuhan air bagi warga.
Pembangunan fasilitas sanitasi juga terus berjalan. Penggalian serta pemasangan septic tank untuk 104 unit rumah telah selesai dilaksanakan. Fasilitas tersebut dipersiapkan sebagai bagian dari kelengkapan hunian agar masyarakat nantinya dapat menempati rumah yang tidak hanya layak, tetapi juga sehat dan nyaman.
Sementara itu, pengerjaan bangunan rumah yang melibatkan sekitar 70 orang pekerja terus dikebut. Dari total 104 unit rumah yang dibangun, sebanyak 96 unit rumah telah terpasang dinding dan atap, serta lantai yang sudah dikeramik dengan progres sekitar 90 persen. Lima unit rumah lainnya telah terpasang dinding dan atap dengan progres sekitar 85 persen, sedangkan tiga unit rumah masih dalam tahap penyelesaian lantai.
Untuk mendukung kenyamanan penghuni nantinya, instalasi listrik dan air juga terus dipersiapkan. Seluruh 104 unit rumah telah terpasang instalasi listrik lengkap dengan meteran, sementara 16 tiang listrik telah berdiri dan sudah terhubung dengan kabel jaringan. Selain itu, instalasi air bersih saat ini telah terpasang pada 75 unit rumah dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh rumah teraliri air.