Pemerintah Aceh Pantau Nasib Warga Aceh di Iran
- 07 Mar 2026 23:45 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pemerintah Aceh terus mengikuti perkembangan situasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran dan beberapa negara di kawasan Timur Tengah. Pemantauan ini dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat guna memastikan kondisi para WNI tetap aman.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan hingga saat ini pemerintah daerah masih menunggu data rinci dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terkait asal daerah para WNI yang berada di Iran maupun negara Timur Tengah lainnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi resmi yang telah dirilis Kementerian Luar Negeri RI, jumlah WNI yang berada di Iran saat ini sekitar 329 orang. Sebagian besar dari mereka merupakan mahasiswa dan pelajar yang tinggal di kota Qom dan Teheran.
Muhammad MTA menambahkan, pemerintah Indonesia telah mulai melakukan proses evakuasi terhadap WNI dari Iran sejak Jumat, 6 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap perkembangan situasi keamanan di wilayah tersebut.
Pada tahap awal, sebanyak 32 orang WNI telah berhasil dievakuasi dengan keluar dari Iran melalui jalur Azerbaijan. Pemerintah Indonesia masih terus melanjutkan proses evakuasi secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
"untuk WNI yang berada di negara-negara Timur Tengah lainnya, hingga kini dilaporkan berada dalam kondisi relatif aman" ujar Muhammad MTA Sabtu 7 Maret 2026.
Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta terus menjalin komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri RI guna memperoleh informasi terbaru, khususnya terkait kemungkinan adanya warga Aceh yang berada di kawasan tersebut.