Warga Sambut Positif Reaktivasi Bandara El-Tari Menuju Internasional

  • 03 Feb 2026 15:07 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Rencana reaktivasi Bandara El Tari Kupang sebagai bandara internasional mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kebijakan ini dinilai akan memangkas waktu perjalanan lintas negara sekaligus membuka peluang peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

Salah satu warga Kota Kupang yang kerap melakukan perjalanan ke Dili, Timor Leste, Ansy Uma, menyatakan dukungannya terhadap pembukaan penerbangan internasional rute Kupang–Dili. Menurutnya, perjalanan darat selama ini memakan waktu sangat lama.

Warga Kota Kupang yang kerap melakukan perjalanan ke Dili- Timur Leste, Ansy Uma. (Foto: Istimewa).

“Kalau lewat darat bisa sampai 12 jam atau setengah hari. Dengan adanya penerbangan internasional, waktu tempuh tentu jauh lebih singkat dan efisien,” ujar Ansy. Ia juga berharap rute ini mampu menarik wisatawan dari Timor Leste untuk berkunjung ke Kupang.

Sementara itu, PGS Branch Communication, CSR & Legal Department Head PT Angkasa Pura Indonesia, I Gusti Ngurah Yudi Saputra, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan menyeluruh. Koordinasi intensif telah dilakukan bersama Pemerintah Provinsi NTT, termasuk kunjungan langsung Gubernur NTT untuk meninjau kesiapan fasilitas dan operasional bandara.

PGS Branch Communication, CSR & Legal Department Head PT Angkasa Pura Indonesia, I Gusti Ngurah Yudi Saputra.

“Kami telah menyiapkan infrastruktur terminal internasional, melakukan simulasi alur penumpang, serta berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, dan pihak kesehatan,” katanya.

Ia menambahkan, penerbangan internasional perdana ditargetkan mulai berjalan pada Februari 2026. Rute awal yang paling memungkinkan adalah Kupang–Timor Leste dengan penerbangan langsung (direct flight) tanpa transit.

Salah satu maskapai yang tengah dikoordinasikan adalah Wings Air melalui Lion Group. Selain rute Kupang–Dili, Pemerintah Provinsi NTT juga mendorong pembukaan rute internasional lainnya seperti Kupang–Darwin dan Kupang–Malaysia di tahap selanjutnya.

“Harapannya, reaktivasi ini tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kupang. Tentu ini harus diiringi dengan penguatan destinasi wisata lokal agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat NTT,” katanya.

Reaktivasi Bandara El Tari Kupang sebagai bandara internasional diharapkan menjadi pintu gerbang baru yang mendorong konektivitas global, pertumbuhan pariwisata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur. (DW)

Rekomendasi Berita